Berbicara Soal Perdamaian Aung San Suu Kyi Tak Bahas Soal Rohingya?

0
1480
Rohingya
Copyright©worldaidsdayworldwide

Berbicara Soal Perdamaian Aung San Suu Kyi Tak Bahas Soal Rohingya?

Indowarta.com– Aung San Suu Kyi yang merupakan pemimpin de facto Myanmar ini telah berjanji untuk berkerja mewujudkan perdamaian dan rekonsiliasi nasional. Namun wanita yang telah mendapatkan penghargaan nobel perdamaian ini menampik tuduhan terkait dengan krisis Muslim Rohingya.

Pada tanggal 30 November 2016 kemarin dalam pidato yang telah disampaikan pada saat melakukan kunjungan ke Singapura, Suu Kyi tidak memberikan rincian tentang cara dari pemerintahannya menyelesaikan kekerasan dan juga diskriminasi yang telah terjadi pada etnis Minoritas Myanmar yakni Rohingya.

Suu Kyi mengatakan “Kami tidak ingin negara kami menjadi tak stabil. Tapi kami memiliki sejarah panjang perpecahan dalam bangsa kami”. Perkataan tersebut telah dilayangkan Suu Kyi pada hari Kamis 1 Desember 2016 kemarin. Suu Kyi mengatakan bahwa rekonsiliasi nasional merupakan salah satu hal yang penting untuk Myanmar. Hal ini bukan soal pilihan dan tidak dapat dihindari.

Pihaknya harus tetap menjaga perdamaian dan juga rekonsiliasi nasional. Hal ini dilakukan untuk kemajuan negara Myanmar. Suu Kyi mengatakan “mereka yang ingin berinvestasi di negara kami dapat menemukan apa yang mereka yakini’.

Rohingya
Copyright©gawker

Sementara itu terdapat laporan yang menyebutkan bahwa etnis Rohingya ini mengalami pelecehan, penyiksaan dan juga pembunuhan. Hal ini dilakukan oleh anggota militer Myanmar yang telah memicu ribuan umat Islam di seluruh Asia ini turun ke jalan untuk menyerukan protes mereka.

Kurang lebih ada 30 ribu warga Rohingya yang kini telah meninggalkan rumahnya yang berada di Rakhine. Analisis citra satelit dari Human Rights Watch telah menyebutkan bahwa ada ribuan bagunan di desa-desa milik warga Rohingya  telah terbakar. Namun berita ini telah mendapatkan bantahan dari Suu Kyi dan mengatakan b ahwa tentaranya sedang memburu teroris di balik serangan yang terjadi di pos polisi pada bulan lalu.

Warga Muslim Rohingya telah dilarang untuk mendapatkan kewarganaegaraan dan hidup dalam keadaan tertindas walaupun sudah lama tinggal di Myanmar selama beberapa generasi.

baca juga :

Fokus: Inilah Hal yang Bisa Kita Lakukan Untuk Membantu Muslim Rohingya!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here