Berita Terkini: walikota Cimahi dan Suaminya Jadi Tersangka Kasus Korupsi !

0
1275
KPK
Copyright ©Jurnas

walikota Cimahi dan Suaminya Jadi Tersangka Kasus Korupsi !

Indowarta.com – Empat orang yang terjerat kasus suap proyek Pasar Atas baru oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah resmi ditetapkan sebagai tersangka. Dua diantaranya adalah suami-istri yang merupakan seorang pejabat di Kota Cimahi.

Empat orang tersbut adalah walikota Cimahi nonaktif Atty Suharti, Mantan walikota Cimahi periode 2002-2012 Itoc Tochija yang juga sebagai suami dari Atty, Triswara Dhani Brata, dan juga Hendriza Soleh Gunadi selaku pengusaha swasta.

Agus Rahardjo selaku ketua KPK mengatakan, walikota Cimahi nonaktif dan mantan walikota Cimahi periode 2002-2012 adalah penerima suap. Sedangkan Triswara dan Hendriza adalah pihak yang memberikan uang suap tersebut untuk memuluskan proyek pembangunan tahap kedua dari Pasar Atas Baru.

Berita Terkini: walikota Cimahi dan Suaminya Jadi Tersangka Kasus Korupsi !
Copyright ©Tribunnews

KPK telah melakukan penyelidikan kasus tersebut selama tiga bulan. Hingga pada akhirnya, kamis (1/12/2016) malam sekitar pukul 20.00 WIB, KPK melakukan OOT di rumah pribadi Itoc di daerah Bandung.

Penangkapan tersebut dilakukan saat Triswara dan Hendriza keluar dari rumah. Lalu KPK melakukan penggeledahan terhadap mereka. dalam proses penggeledahan ini, KPK menemukan barang bukti berupa  buku tabungan bank.

Dalam buku tabungan itu tercatat beberapa kali penarikan dengan jumlah yang mencapai RP 500 juta yang bersumber dari kedua pengusaha itu. Dalam konfrensi pers dikatakan, ada 7 orang yang di amankan saat beada di rumah pribadi walikota cimahi.

Namun tiga orang lainnya tidak ditetapkan sebagai tersangka. Hingga saat ini mereka masuh berstatus sebagai saksi dalam kasus suap proyek Pasar Atas Baru. Dari tiga orang itu, satu diantaranya adalah ajudan dari Atty dan dua lainnya adalah supir pribadi.

Agus telah menjelaskan, empat orang yang sudah ditetapkan sebagai tersangka, berdasarkan penyelidikan, telah membuat kesepakatan untuk proyek tahap dua Pasar Atas Baru yang diperkirakan menelan dana hingga Rp 57 miliar. Dalam kesepakatan tersebut, Itoc dan Atty dijanjikan oleh kedua pengusaha swasta itu akan menerima uang sejumlah Rp 6 miliar.

Akibat dari perbuatannya itu, para tersangka dijerat dengan pasal yang beragam. Atty dan Itoc dijerat dengan pasal 12 huruf (a) dan huruf (b) dan pasal 11 UU nomor 31 tahun 1999 sebagaimana yang telah diubah dengan UU nomor 20 tahun 2001.

Sedangkan Triswara dan Hedriza sebagai pemberi suap dijeat dengan pasal 5 ayat (1) huruf (a) dan huruf (b) serta pasal 13 nomor 31 tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU nomor 20 tahun 2001.

Baca Juga Berita Terkini: Akun FB Ini Dilaporkan Polisi Usai Catut Nama Anies Sandi dan Sudutkan Calon Agus Sylvi !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here