Berita Terkini: Kunci Penahanan Ahok Ada Di Tangan Hakim !

0
2046
Ahok
Copyright©merdeka

Berita Terkini: Kunci Penahanan Ahok Ada Di Tangan Hakim !

Indowarta.com– Polisi dan juga Kejaksaan kini telah memutuskan bahwa pihaknya tidak melakukan penahanan terhadap Gubernur DKI Jakarta Nonaktif yaki Basuki Tjahaja Purnama atau yang sering disapa dengan nama Ahok dalam kasus dugaan penistaan agama.

Terkait dengan hal ini, apakah peluang untuk menahan Ahok ini telah sirna? Menurut Abdul Fickar yang merupakan pakar hukum dari Universitas Trisakti menyebutkan bahwa masih ada satu pintu yang memungkinkan bahwa Ahok bisa ditahan atau tidak yakni pengadilan. Hakim memiliki hak untuk mengeluarkan putusan untuk menahan Ahok atau tidak.

Fickar mengatakan “Status Ahok jika masuk persidangan berubah menjadi terdakwa. Sekarang perkara menjadi kewenangan hakim. Hakim memiliki kewenangan penuh menahan atau tidak”. Fickar mengatakan bahwa seorang tersangka hingga terdakwa bisa dilakukan penahanan. Keputusan penuh ini ada di tangan para aparat penegak hukum seperti polisi, jaksa dan juga hakim. Dalam Pasal 193 ayat 2 huruf a Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHP) telah menjelaskan bahwa hakim berwenang menahan seorang terdakwa.

WAJIB BACA :  Beda Anies Baswedan dan Ahok Perlakukan Tim Gubernur Bentukan Jokowi!

Pasal tersebut berbunyi “Pengadilan dalam menjatuhkan putusan, jika terdakwa tidak ditahan, dapat memerintahkan supaya terdakwa tersebut ditahan, apabila dipenuhi ketentuan Pasal 21 dan terdapat alasan, cukup untuk itu”.

Ahok
Copyright©pekanbaru

Lalu ada juga pasal 21 KUHP yang mengatur tentang alasan seseorang bisa ditahan ataupun tidak. Dalam pasal 21 KUHP ini menyebutkan bawha seorang tersangka atau terdakwa yang telah diduga melakukank tindakan pidana bisa dilakukan penahanan karena dikhawatirkan akan melarikan diri, merusak atau menghilangkan barang bukti dan juga mengulangi tindak pidana. Selain itu seseorang juga akan bisa ditahan apabila ancaman pidana penjaranya lima tahun atapun lebih.

Sementara itu Wakil Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia Muhamad Zaitun Rasmin mengatakan bahwa tidak ditahannya Ahok ini akan menjadi preseden yang buruh bagi penegakan dan juga kepastian hukum di Indonesia.

WAJIB BACA :  Beda Anies Baswedan dan Ahok Perlakukan Tim Gubernur Bentukan Jokowi!

Sebelumnya, pada tanggal 2 Desember 2016 kemarin telah dilakukan aksi damai bela Islam Jilid III di Monas. Aksi ini berjalan dengan tertib dari mulai acara hingga selesai.

baca juga :

Berita Terkini: Begini Cerita Salah Seorang Pelajar yang Rela Bolos Sekolah Demi Aksi Damai 212 !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here