Berita Terkini: Buni Yani Ajukan Praperadilan Hari Ini !

0
1101
Berita Terkini: Buni Yani Ajukan Praperadilan Hari Ini !
Copyright ©Harian Jogja

Buni Yani Ajukan Praperadilan Hari Ini !

Indowarta.com – Mantan wartawan (Buni Yani) yang disebut sebagai penyebar potongan video pidato Ahok berencana akan mengajukan praperadilan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan hari ini, Senin (5/12/2016). Tidakan tersebut diambil selepas penetapannya sebagai tersangka oleh Polda metro Jaya dengan dugaan pencemaran nama baik dan penghasutan SARA.

Menurut kuasa hukum Buni, Aldwin Rahardian ia mengatakan hal itu rencananya akan dilakukan jam 11.00 WIB. pengajuan praperadilan ini dilakukan karena penetapan kliennya sebagai tersangka itu dinilai tidak sesuai. “kok ditanya alasannya? Itu artinya prosedur status dari Buni yang dianggap tidak sesuai dengan hukum acara atau peraturan lain yang berlaku,” ucap dari Aldwin.

Dalam jumpa persnya , Senin (7/11/2016) lalu Buni Yani menegaskan bahwa dirinya bukanlah orang yang pertama kali mengunggah video tersebut. penyidik Subdit Cyber Crime Polda Metro Jaya saat ini telah menetapkan Buni Yani sebagai tersangka sejak Kamis (24/11/2016) lalu. lelaki yang berprofesi sebagai dosen itu dijerat dengan Pasal 28 ayat 2 Undang-Undang informasi dan Transaksi Eleketronik (ITE) juncto Pasal 45 ayat 2.

Buni Yani
Copyright©wartakota

Sebelumnya mantan dosen itu telah mengungkapkan kekecewaannya atas penetapan dirinya sebagai tersangka melalui penasihat hukumnya. Namun, dirinya tetap berharap dapat bisa mendapatkan keadilan perkara tersebut.

Seperti yang di ungkapkan oleh Aldwin, Beliau baru saja menitipkan pesan kepada masyarakat, dan memohon doanya. Beliau juga kaget tiba-tiba harus pada posisi keluar surat penangkapan yang otomatis tersangka.

Setelah ditetapkannya sebagai tersangka, BY diketahui tidak ditahan karena dianggap kooperatif. Seperti yang telah dikatakan oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Awi Setiyono, tidak ditahan karena alasan BY kooperatif selama menjalani proses pemeriksaan dan alasan yang subyektif terkait tidak melarikan diri. Pihaknya sudah melakukan pencekalan ke luar negeri selama 60 hari kedepan.

Akibat ditetapkannya sebagai tersangka, dirinya sudah mengundurkan diri sebagai dosen di London School of Public Relations (LSPR). Pihak kampus telah menerima surat pengunduran diri tersebut sejak tanggal 8 Oktober 2016. Atas dasar itulah LSPR kemudian memberhentikan Buni Yani.

Baca Juga Berita Terkini: Kunci Penahanan Ahok Ada Di Tangan Hakim !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here