Berita Terkini: Sengaja Langgar Pergub, Panitia ‘Kita Indonesia’ Akan Kena Sanksi Ini?

0
1222
Berita Terkini: Parade Kita Indonesia, Berbagai Hal yang Mencoreng Persatuan Indonesia !
Copyright ©okezone

Sengaja Langgar Pergub, Panitia ‘Kita Indonesia’ Akan Kena Sanksi Ini?

Indowarta.com – Menurut Pelaksana Tugas Gubernur DKI Jakarta Sumarsono aksi “Kita Indonesia” yang telah digelar pada hari Minggu (4/12/2016) kemarin saat car free day sebagai kegiatan yang baik. Namun, dirinya menyayangkan ramainya atribut partai politik yang berupa bendera, kaos, hingga stiker yang tertempel pada bus Transjakarta.

Seperti yang dikatakan oleh Sumarsono saat berada di Balai Kota DKI Jakarta. Dari sisi substansi, agenda tersebut memang bagus untuk merawat Bhineka Tunggal Ika. Cuma memang sesuai pergub Nomor 12 Tahun 2016 sudah dijelaskan, bahwa car free day tidak boleh digunakan untuk kepentingan politik, termasuk aktivitas propaganda atau SARA.

Sumarsono memastikan akan memberian sanksi teguran kepada panitia aksi “Kita Indonesia”. menurutnya, pelanggaran Pergub bukan dilakukan oleh partai-partai politik yang kemarin tampak melalui atribut dan kehadiran para tokohnya, melainkan dari pihak panitia sendiri.

Berita Terkini: Sengaja Langgar Pergub, Panitia 'Kita Indonesia' Akan Kena Sanksi Ini?
Copyright ©Kompas

Dirinya meminta klarifikasi dari panitia. Jadi yang ditegur bukan parpolnya melainkan panitia aksi tersebut. Selain itu sebelumnya Muhammad Ageng sebagai perwakilan kelompok pengawas car free day, Koordinator Penghapusan Bensin Bertimbal juga menilai ada pelanggaran dalam pelaksanaan kegiatan.

Pelanggaran tersebut terlihat dari banyaknya bendera partai dalam kegiatan tersebut, padahal panitia sebelumnya telah sepakat untuk tidak membawa atribut partai dalam kegiatan tersebut. saat berkoordinasi panitia awalnya mengatakan bahwa itu merupakan aksi kebudayaan saja.

Jika ada warga yang datang menggunakan atribut partai, panitia sudah berkomitmen untuk memberikan kaos putih polos agar netral. Namun, hal tersebut tidak terjadi dalam kegiatan. Ageng mengaku sudah mengingatkan terkait dengan penggunaan atribut itu.

Hanya saja, massa yang datang begitu banyak sehingga atribut tidak bisa diturunkan. Dirinya mengatakan Pemprov DKI bisa memberikan sanksi tertulis kepada panitia acara. Atau sanksi lain berupa backlist terhadap panitia acara aksi “Kita Indonesia”.

Menurut Ageng masih ada pelanggaran lain, yaitu terkait dengan lokasi panggung yang seharusnya penggunaan acara besar di area Bundaran HI itu tidak diperbololehkan. Soal atribut dan lokasi panggung hanya sebagian masalah kecil yang dipersoalkan. Karena seusai aksi “Kita Indonesia” banyak netizen yang meributkan tentang sampah yang berserakan serta taman yang diinjak-injak menjadi rusak.

Baca Juga Berita Terkini: Kenapa Ada Bus Transjakarta yang Pakai Stiker Nama Partai?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here