Berita Terkini: Menyibak Bisnis Gelap Raup Ratusan Juta Rupiah dari situs Berita Palsu !

0
1071
Berita Terkini: Menyibak Bisnis Gelap Raup Ratusan Juta Rupiah dari situs Berita Palsu !
Copyright ©Liputan6

Menyibak Bisnis Gelap Raup Ratusan Juta Rupiah dari situs Berita Palsu !

Indowarta.com – Media sosial misalnya saja Facebook saat ini tidak hanya berperan sebagai media sosial saja. kini lebih dari itu, Facebook menjadi medium bagi penggunanya untuk mendapatkan berita. Namun disayangkan, berita-berita yang telah menyebar di media sosial satu ini belum bisa dikonfirmasi kebenarannya.

Fakta menarik telah diungkapkan oleh perusahaan yang bergerak dalam bidang analisis pemasaran, Jumpshot. Sejumlah situs-situs berita palsu dan partisan meraup lebih dari 70 persen lalu lintas di perangkat desktop.

Sebaliknya situs-situs berita utama misalnya New york Times, hanya mampu menyedot kurang dari 30 persen traffic (lalu lintas) di perangkat desktop. Selama bulan September hingga November, Jumpshot mengumpulkan data lebih dari 20 situs berita palsu, situs partisan, dan situs berita arus utama.

Berita Terkini: Menyibak Bisnis Gelap Raup Ratusan Juta Rupiah dari situs Berita Palsu !
Copyright ©Logo warta10

Terungkap, situs berita palsu dan situs partisan meraup 50 persen traffic dari Facebook. Sedangkan situs berita arus utama hanya mengantongi 20 persen traffic. Fakta lain yang tidak kalah menarik adlah, banyak berita palsu yang beredar sama-sama populer, baik di Negara pendukung partai republic maupun demokrat di AS.

Lalu bagaimana dengan di Indonesia? bisa dikatakan tidak jauh berbeda dengan AS. Saat ini sangat mudah untuk menemukan berita-berita yang menjadi viral di Facebook tapi tidak jelas kebenarannya. Kalau diperhatikan, angka share berita itu sangat fantastis. Belum termasuk angka klik yang biasanya lebih besar dari angka share.

Lalu siapa yang diuntungkan dibalik beredarnya berita palsu tersebut? tentu saja sang pemilik berita palsu itu yang paling diuntungkan. Setidaknya keuntungan yang diperolehnya adalah traffic yang meningkat secara drastis.

Selanjutnya para pengunjung situs tersebut juga berpotensi untuk meng-klik iklan-iklan Google AdSense yang sudah terpampang di sana. Mungkin ini terdengar mengada-ngada, tapi setelah Anda menyimaknya pasti Anda akan memahaminya.

Di Kanada, ada dua orang remaja yang mengelola situs berita palsu Hot Global News, merek amampu mendapatkan 900 dolar Kanada atau setara dengan 9.091.728 rupiah dalam waktu satu hari hanya dengan satu berita palsu.

Dalam waktu tiga bulan sejak diterbtkan, artikel tersebut telah dibaca lebih dari 170.000 kali dan menerima lebih dari 20.000 likes, shares, dan komentar di Facebook. Sejak saat itu, situs tersebut menerbitkan sekitar 40 berita palsu.

Remaja itu juga menunjukkan screenshoot akun Google AdSense di bulan oktober 2015. Nominal yang mereka dapatkan sangat fantastis, yaitu sekitar 108.438.055 rupiah. Saat ini mereka konsen untuk meraup ribuan dolar Kanada setiap bulannya. Bahkan belum lama ini mereka menambah dua situs lagi.

Kasus seperti ini di Indonesia bukan menjadi berita yang baru lagi. Dulu masa-masa pemilihan Presiden, kasus yang seperti ini sudah pernah mengemuka. Selain membentuk opini publik yang salah, motif dibalik ini yaitu untuk mencari keuntungan.

Banyak situs tersebut yang dirancang dengan menggunakan Wordoress yang tidak perlu mebutuhkan waktu satu jam bisa selesai dan mengudara. Hal ini berbeda dengan situs web arus utama yang kebanyakan menggunakan Conten Management System(CMS) yang lebih professional. Hal itu digunakan untuk memaksimalkan fitur-fitur mereka.

Sebagai jejaring sosial dengan pengguna terbanyak, Facebook tidak tinggal diam. Pihaknya akan mulai memblokir laman-laman yang menghadirkan informasi maupun berita palsu. Laman-laman itu nantinya tidak akantampil di Facebook karena telah dikategorikan sebagai informasi menyesatkan, illegal atau dianggap sebagai penipu.

Ada 11 langkah untuk memverifikasi sumber berita internet, yaitu hindari alamat yang berakhiran –lo, waspada terhadap situs yang berakhiran .com.co, pastikan situs berita arus utama melaporkan berita tersebut, nama doamain aneh, atribusi penulisan (dan editor), proses penyuntingan, tentang kami, desain web buruk dan huruf capital, memancing amarah, Doxing, dan baca beberapa sumber.

Baca Juga Berbagai Efek yang Membayangi Pengusaha Dibalik Aksi 411 dan 212 !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here