Berita Terkini: Donald Trump Diklaim Masih Bisa Batal Jadi Presiden AS, Begini Penjelasannya !

0
2279
Berita Terkini: Donald Trump Diklaim Masih Bisa Batal Jadi Presiden AS, Begini Penjelasannya !
Copyright ©Lingkaran News

Donald Trump Diklaim Masih Bisa Batal Jadi Presiden AS, Begini Penjelasannya !

Indowarta.com – Sebanyak 4,6 juta orang yang menandatangani petisi yang menyerukan agar Donald Trump dicopot dari Presiden terpilih Amerika Serikat. Angka itu adalah angka terbesar dalam sejarah situs petisi Change.org.

Secara teori Trump dimungkinkan untuk dicopot sebagai presiden terpilih Amerika Serikat. Meskipun hal semacam itu tidak pernah terjadi dalam sejarah pemilu di AS. Sebenarnya lawan dari Trump yaitu Hillary Clinton mendapatkan lebih banyak suara dalam pemilu 8 November lalu. tapi akhirnya Donald Trump yang terpilih menjadi presiden karena system pemilu AS menghitung Electoral College.

Pada minggu (4/12/2016) koran the Independent melaporkan bahwa petisi dengan tajuk “Jadikan Hillary Clinton Presiden” beralasan bahwa perempuan itu harus menjadi presiden karena dia maraih suara lebih banyak dan menyebut Trump tidak pantas untuk menjadi presiden AS.

Berita Terkini: Donald Trump Diklaim Masih Bisa Batal Jadi Presiden AS, Begini Penjelasannya !
Copyright ©Rimanews

Petisi kali ini dua juta lebih banyak dibandingkan dengan kampanye penghentian Festival Daging Anjing Yulin yang terjadi tiga tahun silam. Petisi yang dimulai sejak dua hari setelah pemilihan ini digagas oleh Daniel Brezenoff.

Mereka yang setuju dengan petisi tersebut berangkat dari semangat bahwa hasil pemilu kemarin masih dapat berbalik. Sistem Electoral Collage mengharuskan setiap perwakilan dari negara bagian (elector) menyalurkan suaranya untuk menentukan siapa yang akan menjadi presiden AS yang baru.

Setiap anggota perwakilan di negara bagian memang seharusnya memilih calon presiden yang menang di bagian negara tersebut, tetapi secara teori mereka juga bisa berubah pikiran. Tanggal 19 Desember nanti, para elector akan menyalurkan suara mereka. isi dari petisi itu adalah jika mereka memilih sesuai apa yang dipilih negara bagian maka Donald Trump akan menang. Akan tetapi, di 14 bagian yang dimenangkan Trump, mereka juga bisa memilih Hillary Clinton tanpa harus tahut dihukum.

Selain itu petisi ini juga menginginkan system Electoral College diubah karena hasil populas vote yang berbeda. Petisi tersebut mengatakan, Hillari menang popular vote. Satu-satunya alasan Trump menang adalah karena Electoral College.

Tetapi Electoral College bisa menyerahkan Gedung Putih kepada kandidat yang lain. Jadi, mengapa tidak memanfaatkan kondidi tidak demokratis ini untuk memastikan hasil yang lebih demokratis lagi.

Baca Juga Berita Terkini: Kemenangan Valentino Rossi Di Jerez Berkat Bantuan Pembalap Ini !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here