Berita Terkini: Agus Yudhoyono Batal Jadi Cagub DKI?

0
4026
Agus Yudhoyono
Copyright©tmpo

Berita Terkini: Agus Yudhoyono Batal Jadi Cagub DKI?

Indowarta.com– KPU DKI Jakarta ini harus melakukan tidak lanjut atas dugaan pelanggaran politik yang telah dilakukan oleh pasangan Agus Yudhoyono Sylviana Murni. Pelanggaran politik yang dimaksud ini adalah dalam pemaparan program Rp 1 Miliar pada setiap RW.

Hal ini mendapatkan desakan dari Mixil Mina Munir yang merupakan Ketua Umum Sekretariat Bersama Rakyat (Sekber) yang menanggapi pernyataan dari Ketua Bawaslu DKI, Mimah Susanti yang telah mengatakan bahwa terdapat dugaan politik uang yang telah dilakukan oleh pasanga Agus Sylvi.

Mixil menyebutkan bahwa sudah jelas terdapat di dalam UU 10/2016 tentang Pilkada, Pasal 73 ayat 1 dan ayat 2 bahwa unsur pelanggarannya dianggap sudah terpenuhi. Oleh karena itu memang sudah sepatutnya KPU DKI Jakarta ini membatalkan pasangan urut nomor satu ini.

Mixil mengatakan “Tidak ada alasan lain bagi KPU kecuali memproses dugaan pelanggaran yang dilakukan Agus-Syilvi, pasal 2 jelas kok, pelanggaran administrasi itu sanksinya adalah pembatalan pasangan calon”.

Agus Yudhoyono
Copyright©klimg

Mixil mengatakan bahwa tugas untuk memproses pelanggaran yang telah disebutkan oleh Bawaslu DKI ini merupakan wewengan dari KPU DKI Jakarta. oleh sebab itu KPU DKI Jakarta harus bergerak dengan cepat untuk melakukan tindak lanjut atas pelanggaran tersebut.

Mixil mengatakan “KPU DKI dan Bawaslu DKI tidak bisa menyederhanakan persoalan ini, karena hal ini merupakan pelanggaran UU Pilkada”.

Perlu diketahui bahwa pasangan calon gubernur DKI Jakarta Agus Yudhoyono dengan Sylviana ini sudah beberapa kali melakukan kampanye. Dalam kampanye  yang mereka gelar ini, mereka sempat menyampaikan bahwa akan menggelontorkan bantuan sebesar Rp 1 miliar pada setiap RT. Uang tersebu ditujukan untuk kegiatan di masing-masing RW.

Yang sangat disayangkan adalah program tersebut tidak dimasukkan ke dalam visi dan misi yang telah dilaporkan oleh Agus Sylvi ke Komisi Pemilihan Umum DKI Jakarta. Mimah Susanti yang meruapakn Ketua Bawaslu DKI Jakarta mengatakan “Apa yang disampaikan Pak Agus saat itu (program Rp 1 miliar per RW) tidak tercatat dalam visi misi”.

baca juga :

Punya Darah Mario Teguh, Layakkah Jika Ario Kiswinar Jadi Motivator?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here