Berita Terkini: Begini Kronologi Pembubaran Acara Natalan Di Bandung !

0
1798
Berita Terkini: Begini Kronologi Pembubaran Acara Natalan Di Bandung !
Copyright ©Jurnas

Begini Kronologi Pembubaran Acara Natalan Di Bandung !

Indowarta.com – Kegiatan KKR Natal yang diselenggarakan di Gedung Sabuga, Bandung pada Selasa (6/12/2016) mendapatkan sejumlah penolakan dari ormas keagamaan. Diantaranya yaitu Ormas Ahlu Sunnah (PAS) dan Dewan Dakwah Islam (DDI) yang membubarkan acara Natalan di Bandung itu.

Kasubag Humas Pelrestabes bandung Kompol Renny Marthaliana menerangkan kronologis kejadiannya. Sekitar pukul 11.00 WIB, panitia sepakat akan melangsungkan KKR hanya untuk session pertama yang ditujukan khusus anak sekolah. Sedangkan session yang  kedua akan dialihkan ke gereja GII (Gereja Injil Indonesia), namun hal itu tidak disetujui oleh panitia lain. Hingga akhirnya disepakati bahwa untuk session yang kedua ditiadakan.

Saat pukul 13.00 WIB, ada sekitar 75 orang gabungan dari PAS dan DDI Bandung datang dan melakukan orasi di depan jalan menuju Sabuga. Selanjutnya panitia menyampaikan bahwa acara akan berakhir pada pukul 15.00 WIB. sekitar pukul 15.30 WIB jamaat yang terdiri dari anak sekolah itu membubarkan diri, namun masih ada beberapa panitia yang masih berada ditempat. Kemudian Ormas memberikan waktu 30 menit agar semuanya membubarkan diri.

Berita Terkini: Begini Kronologi Pembubaran Acara Natalan Di Bandung !
Copyright ©Merdeka

Selanjutnya pada pukul17.00 WIB, ormas kembali mendatangi lokasi dan disepakati bahwa akan membubarkan diri. Perwakilan dari ormas menunggu pendeta Stephen Tong. Namun saat ormas tersebut menunggu pendeta, terdengar suara nyanyian kebaktian dan mereka meminta kegiatan KKR Natalan di Bandung itu dihentikan.

Sekitar pukul 18.30 WIB, digelar pertemuan antar perwakilan ormas, Kapolretabes, Dandim, Panitia serta pendeta. Kemudian diperolehlah kesepakatan pada pukul 20.00 WIB bahwa pendeta akan menjelaskan situasi tersebut kepada jamaatnya dan diberikan waktu 10 menit. Namun pelaksanaannya memakan waktu hingga 15 menit dikarenakan ditambah dengan doa dan nyanyian, sehingga ormas meminta dihentikan. Kapolres meminta kepada panitia untuk memberhentikan acara Natalan di Bandung itu. Pukul 20.30 WIB kegiatan selesai dan jamaat serta urmas membubarkan diri.

Polrestabes Bandung tidak melakukan tindakan dengan alasan menghormati kesepakatan ynag telah dibuat oleh panitia dan ormas. Renny mengatakan, pihaknya berupaya melakukan mediasi agar diperoleh solusi yang baik dan tidak menimbulkan kerugian ataupun korban di kedua belah pihak.

Baca Juga Berita Terkini: Agus Yudhoyono Batal Jadi Cagub DKI?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here