Berita Terkini: Dollar As Alami Tekanan, Harga Emas Menguat !

0
851
Harga emas hari ini,

Berita Terkini: Dollar As Alami Tekanan, Harga Emas Menguat !

Indowarat.comHarga emas hari ini telah mengalami penguatan di tengah pergerakan yang semakin bergejolak. Penguatan ini didukung dengan naiknya dari dolar Amerika Serikat dan juga hasil imbang surat berharga yang melambat jeang keputusan bank sentral Erpopa.

Pada perdagangan hari Rabu atau Kamis WIB ini harga emas mengalami kenaikan sebesar USD 7,4 atau sebesar 0,6 persen yang kini menjadi USD 1.177,50 per ounce. Secara teknikal pada awal pekan ini harga emas berada di bawah USD 1.160.

Sementara itu Chintan Karnani yang merupakan Chief Market Analyst Insigna Consultans mengatakan bahwa harga emas ini sempat mengalami penekanan menjelang pertemuan dari Bank sentral Amerika Serikat yang akan dilaksanakan pada pekan depan. Hal ini dinilai merupakan salah satu faktor para pelakua pasar memiilih untuk bertransaksi jangka pendek saja. namun kunci utama dari penguatan harga emas ini adalah World Gold Council yang umumkan mengenai standart syariah untuk emas.

Setelah peluncuran standart syariah untuk emas tersebut, tentunya para investor juga akan mempertimbangkan potensi tentang peningkatan permintaan. Sementara itu The Accountan and Auditing Organizatin for Islamic Financial pada pekan ini telah memberikan pengumaman penerbitan standar syariah pada emas ini meliputio syariah untuk transaksi emas.

Editor Goldcore Mark O’Byrne seperti dikutip dari laman Marketwatch pada hari Kamis 8 Desember 2016 mengatakan “Keputusan ini merupakan hal penting di dunia. Pasar emas, dan potensi market untuk investasi bernilai US$ 2,4 triliun. Ini juga penting untuk keuangan syariah”.

Karnani menjelaskan mengenai dampak dari adanya standar yang mengatur harga emas itu mulai memakan waktu selama kurang lebih enam bulan. Hal ini bisa menibulkan pengaruh jangka pendek dan jangka menengah. Namun pergerakan harga emas ini cenderung fluktuasi dipengaruhi oleh dolar AS dan juga pertemuan bank sentral AS pada pekan depan.

Harga Emas

Analisis dari FX yakni Ilya Spivak mengatakan “Setelah sebulan mencerna hasil pemilihan presiden AS, dengan harga emas menguat. Kini pelaku pasar pertimbangkan pertemuan bank sentral AS pada pekan depan. Ini dapat mendorong harga emas turun. Pelaku pasar ambil aksi untung pada jangka pendek seiring pelaku pasar mempertimbangkan proyek bank sentral AS pada 2017”.

baca juga :

BERITA TERKINI: JAKSA AGUNG JANJIKAN KASUS AHOK TAK AKAN TERCAMPUR DENGAN KEPENTINGAN POLITIK !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here