Berita Terkini: Moratorium Ujian Nasional Belum Disetujui, Jokowi Minta Kaji Ulang !

    0
    627
    Ujian Nasional
    Copyright©daradaeng

    Moratorium Ujian Nasional Belum Disetujui, Jokowi Minta Kaji Ulang !

    Indowarta.com – Wacana pengehentian sementara Ujian Nasional 2017 mendatang ternyata belum bisa terwujud, setelah Presiden Jokowi meminta Menteri Pendidikan dan Kebudayaan , Muhadjir Effendi, untuk kembali mengkaji terkait dengan wacana tersebut.

    Saat ini belum diputuskan, karena Presiden meminta untuk didalami lagi wacana itu. Dalam diskusi rapat paripurna DPR pada  Rabu (7/12/2016), Muhadjir akan menyampaikan rencananya secara rinci bila Ujian Nasional ditangguhkan.

    Rencana dari Muhadjir ini mencakup tiga buah pilihan, yaitu penghapusan UN dari sistem pendidikan, penghentian sementara UN mulai tahun depan, atau tetap menjalankan UN tetapi teknis pelaksanaanya diserahkan kepada daerah.

    Berita Terkini: Moratorium Ujian Nasional Belum Disetujui, Jokowi Minta Kaji Ulang !
    Copyright©swaraguru

    Khusus untuk pilihan yang ketiga itu, UN untuk tingkat SMA sederajat akan ditangani oleh pemerintah provinsi, sedangkan untuk tingkat SD dan SMP sederajat akan ditangani oleh pemerintah kabupaten/kota.

    Gagasan dari Mendikbud itu akhirnya mendapatkan tanggapan dari Wakil Presiden Jusuf Kalla. Melalui juru bicara kepresidenan Johan Budi, yang turut menghadiri rapat tersebut mengatakan, Pak Wapres tadi memaparkan yan intinya adalah harus berhati-hati, jangan main hapus saja.

    Selain dari JK masukan juga datang dari bebrapa menteri. Ada juga yang mengatakan UN masih perlu dilakukan karena harus ada standarisasi tentang tingkat pemahaman anak didik, ujar Johan. Mendikbud diminta untuk melakukan evaluasi berdasarkan masukan sejumlah menteri dalam rapat tersebut.

    Setelah Mendikbud mempelajari setiap masukan baru akan dilakukan rapat lagi, ucap Johan Budi, yang mengaku tidak mengetahui kapan rapat akan dilakukan kembali digelar.

    Menurut itje Chodidjah, seorang praktisi pendidikan menyatakan, Ujian Nasioanal selama ini hanya menjadi ‘benalu’ yang kemudian akan dianggap sebagai obat. “Ujian Nasional merupakan salah satu bagian dasi standar evaluasi pendidikan. Seharusnya ada delapan standar pendidikan, yang jika pemerintah melihat output-nya, tujuh standar lain yang diperlukan sebuah sekolah untuk menyelenggarakan proses pendidikan dipenuhi terlebih dahulu. Baru kemudian melakukan evaluasi nasional dan itu hanya untuk kepentingan mengambil data nasional”.

    Delapan standar pendidikan nasional, mengacu kepada Badan Standar Nasional Pendidikan yang meliputi, standar isi, proses, pendididkan dan tegnaga kependidikan, sarana dan prasarana, pengelolaan, pembiayaan pendidikan, penilaian pendidikan, dan yang terakhir adalah kompetensi kelulusan.

    Ujian Akhir Nasional ditetapkan sebagai syarat kelulusan sekolah pada tahun 2001. Ujian ini dipersoalkankarena tidak mencerminkan performa siswa selama bertahun-tahun mengenyam pendidikan. Tahun lalu, UN sudah tidak lagi menjadi tolak ukur standar kelulusan siswa.

    Baca Juga Cek Yuk Syarat Dapatkan Subsidi Listrik Dari PLN !

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here