Berita Terkini: Rachmawati Soekarno Putri Beberkan Kronologis Pergerakannya Sehingga Dinilai Sebagai Dugaan Makar Dan Ditangkap Polisi !

0
2073
Rachmawati Soekarno Putri
Copyright©beritasatu

Berita Terkini: Rachmawati Soekarno Putri Beberkan Kronologis Pergerakannya Sehingga Dinilai Sebagai Dugaan Makar Dan Ditangkap Polisi !

Indowarta.com– Tokoh nasional Megawanti Rachmawati melalui keterangan di kediamannya di Jalan Jati Padang Raya, Pasar Minggu, Jakarta Selatan pada siang hari tanggal 7 Desember 2016 ini telah menegaskan bahwa dirinya membantah upaya makar yang dituduhkan oleh pihak kepoisian kepadanya.

Rachma sendiri telah menegaskan bahwa sudah lama dirinya memiliki perhtian pada upaya untuk mengembalikan konstritusi UUD 1945 yang asli. Menurut Rachma, amandemen dari UUD 1945 ini telah menciptakan sistem politik dan ekonomi liberal kapitalistik yang melemahkan negara dan juga telah menciptakan ketimpangan.

Dalam acara jumpa pers tersebut, Rachma telah membagikan tentang kronologi kegiatan-kegiatan yang dilakukan sehingga berujung pada penangkapan dirinya hari Jumat pada pekan lalu. Berikut adalah kronologi yang yang dicertakan :

Selasa, 15 Desember 2015

Rachmawati Soekarno Putri (RSP) dan beberapa tokoh di dalam Gerakan Selamatkan NKRI, di antaranya Djoko Santoso, Prijanto, Syamsu Djalal, Lily Wahid dan Hatta Taliwang, menemui Ketua MPR RI Zulkifli Hasan di Gedung MPR RI. Dalam pertemuan, RSP menyampaikan aspirasi kembali ke naskah asli UUD 1945 dan wanti-wanti agar tidak melakukan amandemen kelima karena dikhawatirkan akan semakin memperlemah fungsi negara.

Rachmawati Soekarno Putri
Copyright©era-m

Rabu, 30 Maret 2016

Dalam pidato di Konvensi Nasional Haluan Negara yang digelar di Jakarta Convention Center, Senayan, Jakarta, Megawati Soekarnoputri mengatakan perlu memberikan perhatian pada haluan negara dalam proses pembangunan.

Senin, 23 Mei 2016

RSP menghadiri dan memberikan sambutan pada pembukaan Muktamar IMM di Asrama Haji, Pondok Gede, Jakarta Timur. RSP menyampaikan pentingnya negara kembali menggunakan naskah asli UUD 1945 untuk menyelesaikan berbagai persoalan yang diakibatkan sistem politik dan ekonomi liberal.

Kamis, 6 Oktober 2016

RSP telah menerima gelar Doktor Honoris Causa dari Republik Rakyat Demokratik Korea.

Senin, 30 Oktober 2016

RSP telah berkunjung ke kediaman Habib Rizieq di Jalan Petamburan III

Rabu, 16 November 2016

Pada saat orasi Ilmiah di Wisuda Universitas Bung Karno, RSP telah menyampaikan pandangannya mengenai berbagai persoalan yang imbul akibat empat kali amandemen UUD 1945.

Sabtu, 19 November 2016

RSP menjadi keynote speaker dalam Sarasehan Nasional Papua Anak Bungsu Ibu Negeri di Hotel Akmani, Jakarta. Kegiatan diselenggarakan bersama dengan Papuan Center dan Staf Khusus Presiden bidang Papua Leny Kogoya.

Minggu. 20 November 2016

Konsolidasi Tokoh Nasionalis di Aula Ir. Soekarno, UBK.

Senin, 21 November 2016

Kapolri Jenderal Tito Karnavian telah mengatakan bahwa upaya makar yang memanfaat aksi 25 November 2016.

Jumat, 25 November 2016

Tidak ada kegiatan unjuk rasa di Jakarta.

Rabu, 30 November 2016

14.00 RSP berkunjung ke kediaman Habib Rizieq di Petamburan III, Tanah Abang. Habib Rizieq melaporkan bahwa dirinya sudah menandatangani konsensus dengan Polri tentang penyelenggaraan aksi 212 di dalam Silang Monas.

Kamis, 1 Desember 2016

Gelar jumpa pers GErakan NKRI di Hotel Sari Pan Pasifik

Kamis, 1 Desember 2016

Gelar Jumpa pers Gerakan Selamatkakn NKRI di Hotel Sari Pan Pasifik dengan agenda :

Agenda:

  1. Menjawab tudingan Kapolri Jend. Tito Karnavian yang disampaikan setelah Aksi 411 mengenai makar dan demo bayaran.
  2. Menjelaskan perlunya dialog kebangsaan dan solusi kembali ke naskah asli UUD 1945.
  3. Menjelaskan Aksi Bela Islam 212.
  4. Menyampaikan rencana aksi Gerakan Selamatkan NKRI di depan gedung MPR RI pada tanggal 2 Desember 2016 dengan dua tuntutan: penjarakan Ahok dan kembali ke naskah asli UUD 1945. RSP menyampaikan pola gerakan aksi damai, soft landing, tidak akan masuk ke dalam gedung MPR/DPR, melainkan menunggu pimpinan MPR RI di luar pagar.
  5. RSP menegaskan tidak akan membajak massa Aksi 212.

Jumat, 2 Desember 2016

04.30 Polisi sudah berkumpul di depan kediaman RSP.

baca juga :

Berita Terkini: Polri Temukan Bukti Transfer Sebagai Pemufakatan Kasus Makar !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here