Berita Terkini: Inilah Penjelasan BMKG Mengapa Gempa Aceh Berdaya Rusak Sangat Tinggi !

    0
    972
    Gempa Aceh
    Copyright©nasional

    Berita Terkini: Inilah Penjelasan BMKG Mengapa Gempa Aceh Berdaya Rusak Sangat Tinggi !

    Indowarta.com– Gempa yang telah mengguncang Pidie jaya, Aceh dan juga sekitarnya pada waktu Suuh hari Rabu 7 Desember 2016 kemarin. Terkait dengan Gempa Aceh yang terjadi ini, beberapa catatan penting kini telah dikumpulkan oleh BMKG.

    Hasil dari analisi pendahuluan yang telah dikeluarkan oleh BMKG ini pada 5 menit pertama menunjukkan bahwa gempa bumi ini terjadi pada pukul 05.03.36 WIB dengan kekuatan mencapai magnitudo 6,4. Namun setelah dilakukan pemutakhiran ini telah dicatat data seismik dan juga analisis final diperoleh parameter gempabumi dengan kekuatan magnitudo 6,5. Lalu episentrik pada titik korrdinat 5,25 LU dan 96,24 BT yang tepatnya adalah berada di dara pada jarak 106 km arah Tenggara Kota Banda Aceh dengan kedalaman mencapai 15km.

    Gempa Aceh
    Copyright©republika

    Kepala Bidang Informasi Gempabumi dan Peringatan Dini Tsunami BMKG, Daryono dalam keterangannya pada hari Kamis 8 Desember 2016 mengatakan “Hasil analisis peta tingkat guncangan (shake map) BMKG menunjukkan bahwa dampak gempabumi berupa guncangan kuat terjadi di daerah Sigli, Busugan, Meukobrawang, Pangwabaroh, Meukopuue, Tanjong, Meukorumpuet, Panteraja, Angkieng, dan Pohroh pada skala intensitas III-IV SIG-BMKG (VI-VIII MMI),”.

    Berdasarkan data intensitas, Daryono mengatakan bahwa nampak seluruh wilayah tersebut memiliki potensi dampak gempa bumi yakni berupa kerusakan. Hal ini sesuai dengan yang laporan dari zona gempa bumi bahwa dampak gempa bumi ini memang menimbulkan kerusakan bangunan rumah, gedung sekolah, tempat ibadah dan juga jembatan di berbagai tempat.

    Daryono mengatakan bahwa secara tektonik wilayah Aceh ini memang merupakan kawasan Seismik aktif dan cukup kompleks. Gempa bumi memang rawan menimpa Aceh. akibat aktivitas subduksi lempeng yang bersumber di Samudera Hindia sebelah barat Sumatera, dan Sistem Sesar Sumatera (Sumatera Fault Zone) yang terdapat di daratan, wilayah Aceh memanglah sangat berpotensi diguncang gempa bumi.

    Daryono mengatakan “Sebaran struktur sesar aktif di daratan berupa segmen sesar aktif mencakup segmen Aceh, Seulimeum, dan Tripa. Selain itu terdapat struktur sesar yang lokal lain seperti Sesar Lhokseumawe dan Sesar Samalanga-Sipopok. Sehingga tidak heran jika dalam periode tahun 1936-2016 di Aceh terjadi gempabumi signifikan dan merusak sebanyak 22 kali”.

    baca juga :

    Berita Terkini: Pemerintah Belum Menetapkan Status Pasca Gempa Aceh Terjadi !

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here