Ahok Tekankan Pentingnya Transparansi APBD Di Hari Anti Korupsi Sedunia !

0
659
Berita Terkini: Ahok Akan Minta Maaf Lagi Kepada Umat Islam Hari Ini !
Copyright ©Tribunnews

Ahok Tekankan Pentingnya Transparansi APBD Di Hari Anti Korupsi Sedunia !

Indowarta.com – Pada Hari anti Korupsi Sedunia yang jatuh tepat pada hari ini, Jumat (9/12/2016), Calon Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menekankan betapa pentingnya tranparansi untuk mencegah terjadinya tindak korupsi. Dirinya juga mengatakan, transparasi merupakan bentuk pertanggungjawaban dalam menggunakan uang rakyat.

Di hadapan para pendukungnya di Rumah Lembang, Menteng, Jakarta Pusat Ahok mengatakan apa yang dirinya lakukan di Pemprov DKI dengan membuka semua laporan keuangan merupakan bentuk keterbukaan kepada publik. Bahkan dirinya juga membuka semua laporan keuangan pribadinya kepada publik.

Seperti yang telah dikatakannya, makanya waktu saya di DKI semua uang, saya buka dengan baik. dari mana datangnya dan juga pajaknya. Dulu, pejabat sekelas lurah dan camat tidak perlu melaporkan LHKPN. Tetapi sekarang semua saya paksa harus lapor. Kita kerjasama dengan BPK, KPK dan PPATK.

Ahok Tekankan Pentingnya Transparansi APBD Di Hari Anti Korupsi Sedunia !
Copyright ©suaranesia

Menurut Ahok, tranparansi merupakan suatu bentuk pertanggungjawaban terhadap uang rakyat. Banyak aturan yang diubah oleh Cagub DKI Jakarta itu pada masa pemerintahannya saat masih menjadi Gubernur DKI. Sebelum dirinya menjadi Gubernur, orang yang bisa kenal dengan gubernur saja bisa kaya tanpa perlu korupsi. Yaitu dengan cara menyewakan asset pemda kepada pihak lain dengan mematok harga yang selangit.

Titik iklan juga bisa menjadi sasaran untuk disewakan. Bahkan omzetnya bisa miliaran rupiah per tahunnya. Seperti yang dikatakan oleh Cagub DKI Jakarta Nomor urut dua, termasuk titik-titik iklan, dikasih 2 titik iklan saja, setiap malamnya bisa dugem. Karena disewain ke orang miliaran per tahunnya. Sekarang saya ubah, kalau mau menyewa gedung DKI memakai jasa penilai. Kalau jasa penilai bilang sekian, berarti anada harus bayar segitu.

Untuk bisa menjalankan transparasi yang dirinya buat di Jakarta, perlu adanya keadilan kepada para Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Jakarta. Maka dari itu, dirinya tidak segan-segan untuk memecat para PNS yang malas agar hanya yang jujur dan mau bekerja saja yang bekerja untuk Pemprov DKI.

Korupsi dihapus dengan transparasi. Transparansi jalan kalau ada keadilan. Kalau ada yang malah diberhentikan. PNS paling rendah saja bisa mendapatkan gaji Rp 13 juta. Yang malas di pecat saja karena gajinya segede itu, tutupnya.

Baca Juga Kenapa Novi Amelia Teriak-Teriak di Jalan Sampai Ditampung Panti Sosial, Begini Kronologisnya !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here