Berita Terbaru : Begini Detail Cara Bahrun Naim Memberikan Intruksi Pelaku Bom Bekasi !

0
1189
bahrun-naim
Copyright© thetanjungpuratimes

Bahrun Naim Disebut ‘Otak’ Teror Bom Bekasi dan Thamrin !

Indowarta.com– Adalah Bahrun Naim sosok yang disebut ‘dalang’ peledakan bom di Bekasi 10 Desember 2016 kemarin. Sebelumnya nama Bahrun Naim sudah mencuat atas teror pada awal tahun 2016, tepatnya di Jalan Thamrin, Jakarta Pusat.

Kabag Mitra Ropenmas Divhumas Polri Kombes Awi setiyono mengatakan Bahrun Naim lah yang memberikan intruksi pembuatan sel kecil dan keterlibatannya. Selain itu, Bahrun Naim disebut otak peledakan bom. Karena dia berusaha mencuci otak mereka dengan dalih jihad sehingga membuat teror di negeri ini.

Mereka didesak membuat semacam amaliyah di negaranya masing- masing dengan semampunya. Terlebih jika mereka mampu berhijrah ke Suriah. Atas motivasi ini lah mereka akhirnya melakukan tindakan yang meresahkan.

Calon pengantin dengan inisial DYN dan MNS diberikan sejumlah dana sekitar satu juta rupiah. Namun jumlah ini belum diketahui secara pasti. Apakah sebelumnya Bahrun telah mengirimkan dana lebih besar lagi.

Yang pasti, penyidik telah mengetahui jika MNS dan DYN mendapat aliran dana dari Bahrun Naim. Jaringan yang mengatas namakan JAKDN ini telah berafiliasi di Indonesia. Diduga kuat pelaku peledakan bom di Bekasi merupakan anggota dari JAKDN (Jamaah Ansharut Khilafah Daulah Nusantara).

bahrun-naim
Copyright© vivanews

Diduga kuat kelompok ini bentukan dari Bahrun. Bisa jadi BN juga membentuk sel kecil lainnya yang belum diketahui. Selain motivasi dan dana, BN juga mengajari mereka untuk merakit bom. Komunikasi mereka lakukan melalui telegram.

Mereka yang terdiri dari empat orang diamankan petugas lengkap dengan barang buktinya. Adalah Nur Solihin, Agus Supriyadi, Dian Yulia Novi, dan Abu Izzah. Aksi mereka diketahui penyidik dengan pembagian tugas yang rapi. Nur Solihin bertugas membuat sel kecil, berbelanja 3 kg palu, kemudian merakit bom bersama dua temannya.

Atas peran yang ia lakukan, Nur menerima dua kali kiriman dana. Selain itu Nur juga bertugas mengantar bom dari Solo kepada Dian (calon pengantin). Dian pun dikenalkan dengan pelaku lainnya. Kemudian mereka dicarikan kontrakan di Bekasi. Sedangkan Agus bertugas mengantar bom dari Solo ke Jakarta bersama Nur.

Dian diantar ke TKP. Mereka menyewa mobil rental yang digunakan mobilitas dari Solo ke Jakarta. Sedangkan Dian sendiri ditugasi membuat surat wasiat ke orang tuanya dan berkomunikasi langsung dengan BN.

baca juga :

Berita Terkini: Penyelidikan Rumah Pelaku Bom Samarinda, Polisi Temukan Bendera ISIS!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here