Berita Terkini: Begini Komentar Ahok Saat Sidang Kasus Penistaan Agamanya Tak Disiarkan Langsung!

0
1110
Ahok
Copyright©szaktudas

Berita Terkini: Begini Komentar Ahok Saat Sidang Kasus Penistaan Agamanya Tak Disiarkan Langsung!

Indowarta.com– Calon Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau yang sering disapa dengan nama Ahok kini telah mengikuti seluruh aturan yang telah dibuat terkait dengan kasus yang telah menjerat dirinya yakni dugaan penistaan agama. Pada hari Minggu 11 Desember 2016 pada saat berada di Hotel Sunlake, Sunter, Jakarta Utara Ahok mengatakan “Ya kami patuh saja. Kami tidak bisa melarang orang mau siaran live (langsung) atau tidak, kan tidak bisa,”.

Meskipun pada sebelumnya Ahok sendiri juga telah meminta agar proses persidangan ini disiarkan secara live oleh stasiun televisi seperti pada saat gelar persidangan meninggalnya Wayan Mirna Salihin. Ahok  menyebutkan bahwa dengan siaran secara langsung ini akan membuat seluruh proses hukum ini  menjadi lebih transparan.

Selain itu Ahok juga menyebutkan bahwa nantinya masyarakat juga akan mengetahui bahwa dirinya tidak berniat untuk menistakan agama pada saat sidang tersebut digelar. Ahok sendiri kini telah berstatus sebagai tersangka dalam kasus dugaan penistaan agama karena telah mengutip ayat suci Al Quran pada saat menggelar pertemua dengan para warga di Kepulauan Seribu.

Ahok
Copyright©suara

Dalam penanganan kasus ini, akan ada 13 Jakasa Penuntut Umum (JPU). Dalam persidangan yang menyeret nama Ahok ini akan ditangani oleh lima hakin Pengadilan Negeri Jakarta Utara. Rencananya persidangan pertama dari kasus Ahok ini akan digelar pada hari Selasa 13 Desember 2016 bertempat di gedung bekas Pengadilan Negeri Jakarta Pusat yang berada di wilayah Jalan Gajah Mada.

Dewan pers sendiri telah memberika himbauan untuk para institusi pers khusunya adalah televisi agar tidak melakukan penyiaran secara langsung kasus dugaan penistaan agama ini dengan tersangka Gubernur DKI Jakarta Nonaktif yakni Ahok. Tentu saja keputusan ini tidak diambil tanpa adanya sebuah alasan. Dikhawatirkan bahwa siaran langsung ini akan berimplikasi pada disintegrasi bangsa.

Yosep Adi Prasetyo di Gedung Dewan Pers, Jakarta pada hari Jumat 9 Desember 2016 mengatakan “Kami mengimbau kepada komunitas media, kita sama-sama bangun komitmen. Ada bahaya besar kalau ini disiarkan secara langsung”.

baca juga :

Begini Cerita Ulama yang Jadi Tim Sukses Ahok Di Belitung Timur, Alhamdulillah !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here