Berita Terkini: BMKG Paparkan Tentang Gempa Susulan Di Piiddie Jaya, Aceh Makin Meluruh !

0
913
BMKG
Copyright©sorotgunungkidul

Berita Terkini: BMKG Paparkan Tentang Gempa Susulan Di Piiddie Jaya, Aceh Makin Meluruh !

Indowarta.com– Semenjak Kabupaten Pidie Jaya, Aceh telah diguncang gempa dengan kekuatan 6,5 SR, sebanyak 88 gempa susulan telah terjadi. Namun BMKG telah menyebutkan bahwa kuantitas dari gempa susulan tersebut semakin mengalami penurunan.

Berdasarkan keterangan tertulis dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika atau BMKG pada hari Senin 12 Desember 2016 ini telah kembali terjadi satu kali gempa di Aceh pada dini hari tadi. Gempa yang baru saja terjadi ini memiliki kekuatan sebesar M=3,5 dengan kedalaman hingga 10 Kilometer dan episenter mencapai jarak 28 tenggara Banda Aceh.

Melalui keterangan tertulis, Kabid Informasi Gempa Bumi dan Peringatan Dini BMKG Daryono mengatakan bahwa adanya dugaan segmen sesar seulilmeum yang telah menjadi pembagkit dari gempa ini sehingga gempa bumi ini merupakan gempa susulan Pidie jaya. Gempa ini tidak membahayakan dan tidak berdampak yang signifikan di permukaan karena memiliki kekuatan yang relatif kecil.

BMKG
Copyright©republika

Terkait dengan gempa susulan ini, BMKG juga telah  membuat sebuah catatan. Pada hari Rabu 7 Desember 2016 telah terjadi sebanyak 48 kali gempa susulan. Lalu pada hari Kamis 8 Desember 2016 telah terjadi sebanyak 17 kalli gempa susulan. Hari Jumat 9 Desember 2016 terjadi gempa susulan sebanyak 9 kali, pada hari Sabtu 10 Desember terjadi gempa susulan sebanyak 7 kali dan pada hari Minggu telah terjadi gempa susulan sebanyak 7 kali. Sedangkan pada hari Senn ini masih belum ada gempa yang dikategorikan sebagai gempa susulan yang telah tercata oleh BMKG.

Daryono mengatakan “Belum munculnya gempa susulan di Pidie Jaya sejak dini hari tadi hingga Senin pagi ini menggambarkan frekuensi gempa susulan harian yang terus meluruh. Harapan kita proses release (pelepasan, -red) energi di zona gempa Pidie Jaya segera berakhir hingga kondisi tektonik menjadi stabil”.

Sementara itu untuk memperlancar pendistribusian bantuan untuk para korban gempa bumi di Aceh ini, bandara Internasional Sultan Iskandar Muda, Aceh ini akan beroperasi selama 24 jam. Hal ini telah ditegaskan oleh President Director PT Angkasa Pura II (Persero) Muhammad Awaluddinn. Awaluddin mengatakan bahwa siaga 24 jam ini bisa terlaksana atas dukungan dari seluruh pihak yang berkepentingan misal adalah Otoritas Bandara, Airnav Indonesa dan juga  masih banyak pihak lainnya.

baca juga :

Berita Terkini: Gempa Bumi Guncang  Sigli 4,5 SR Usai Gempa Pidie Jaya 5 SR Malam Ini !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here