Berita Terkini: Bahrun Naim Sebarkan Doktrin Amaliyah Untuk Calon ‘Pengantin’ !

0
1042
Bahrun Naim
Copyright©siputnews

Berita Terkini: Bahrun Naim Sebarkan Doktrin Amaliyah Untuk Calon ‘Pengantin’ !

Indowarta.com– Dalang Bom Thamrin yang terjadi pada bulan Januari 2016 yang lalu yakni Bahrun Naim ini telah disebut mengaktifkan jaringan sel teroriss di Indonesia. Diduga bahwa jaringan Bahrun Naim ini telah merekrut empat terduga teroris yang telah ditangkap di Bekasi, Jawa Barat dan juga Karanganyar, Jawa Tengah. Mereka telah berencana akan melakukan aksi teror di Istana Merdeka, Jakarta pada hari Ini 12 Desember 2016.

Bahrun yang berbaiat kepada ISIS ini yang telah memberikan anjuran amaliyah atau seruan yang memerintah kan orang untuk berjuang di kampung halaman mereka masing-masing kalau memang masih belum bisa berjuan di Syria.

Pada hari Minggu 12 Desember 2016 Kepala Bagian Mitra Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Komisaris Besar Polisi Awi Setiyono mengatakan “BN telah merekrut dan membuat sel-sel kecil. Kita harus waspada jangan sampai mereka berkembang di Indonesia. Maka Densus 88 melakukan penindakan di lapangan”.

Awi menyebutkna bahwa Bahrun Naim ini telah melakukan komunikasi terhadap empat orang tersebut melalui sebauh telegram. Menurut Awi, karena telah ditengarai dengan bibit pemahaman radikalisme, orang yang telah direkrut tersebut sudah siap mati. Awi menyebutkan bahwa mereka berempat belajar Islam dengan cara mengikuti pengajian dan juga mendengarkan ceramah.

Bahrun Naim
Copyright©tmpo

Awi mengatakan “Seperti NS (Nur Solihin) ini sejak tahun 2000an sudah keliling mencari jati diri, termasuk sudah pernah ikut kelompok ormas tertentu, kami tidak bisa sebutkan namanya. Lalu ia bergabung dengan Jamaah Anshorut Khilafah Daulah Nusantara (jaringan di bawah kendali Bahrun Naim)”.

Nur Solihin merupakan salah satu dari tiga terduga teroris yang telah ditangkap oleh Densus 88 di sebuah indekos yang berada di wilayah Bintara, Bekasi, Jawa Barat. mereka yang telah berhasil diamanakn di Bekasi adalah Nur Solihin, Agus Supriyadi, dan Dian Yulia Novi. Seorang terduga lain ditangkap di Karanganyar, berinisial SY atau Abu Izzah.

Daro hasil tersebut, polisi telah berhasil menemukan barang bukti berupa bom rakita yang berbentuk penanak nasi elektronik atau rice cooket di kamar 104 rumah yang berlantai tiga tingkat itu. Selain itu satu dari tiga bom aktif yang telah ditemukan di tempat kejadian juga telah diledakkan oleh Tim Gegana Polda Metro Jaya.

baca juga :

Huawei Dukung Uji Coba Teknologi 4.5G Telkomsel di Bandung !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here