Berita Terkini: Ini Wajah Pelaku dan Kronologi Penikaman Siswa di Kupang !

0
1310
Penikaman Siswa di Kupang

Berita Terkini: Ini Wajah Pelaku dan Kronologi Penikaman Siswa di Kupang !

Indowarta.com– Seorang pria yang tidak dikenal identitasnya telah masuk dan menyerang siswa di dalam kelas di SDN 1 Seba sekitar pukul 08.50 WITA. Dikabarkan bahwa ada 9 orang terluka karena terkena sabetan benda tajam yang digunakan oleh pelaku.

Berikut adalah kronologi Penikaman Siswa di Kupang :

pada pukul 08.50 WITA pelakuyagn tidak diketahui identitasnya telah datang ke sekolahan atau TKP. Lalu pada pukul 09.00 pelaku tersebut telah menyerang beberapap anak yang sedang bermain di halaman sekolah sehingga mengakibatkan 9 siswa SD mnejadi korban.

Kemudian pada pukul 09.15 WITA anggota dari Koramil 1628-04/Sabu Raijua yang tengah melasanakan apel pagi ini mendengar adanya teriakan dari siswa dan juga guru. anggota Koramil di bawah Pimpinan Danramil Mayor Inf I Ketut Nesa langsung tempat tersebut dan juga segera mengamankan pelaku. Setelah itu mereka melaporkannya ke Polsek Sabu Barat. pada pukul 09.20 WITA pelaku telah diamankan oleh Polsek Sabu.

Penikaman Siswa di Kupang

Pada hari Selasa 13 Desember 2016 seorang pria yang tidak dikenal identitasnya ini telah melakukan penyerangan dan telah menyandera tujuh siswa SD Negeri 1 Seba, Kabupaten Sabu Raijua, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Dengan menggunakank sebilah pisau, pelaku melakukan penyerangan terhadap siswa SD dengan membabi buta. Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah NTT Ajun Komisaris Besar Polisi Jules Abraham Abast memgatakan bahwa peristiwa ini terjadi sekitar pukul 09.00 WITA.

Pada hari Selasa 13 Desember 2016 Jules mengatakan “Ada tujuh siswa yang saat ini dirawat di puskesmas dan tidak ada yang meninggal. Para korban anak-anak SD ini hanya menderita luka tikam di leher, kaki, dan tangan”.

Kini pelaku sudah berhasil diamankan di kantor Polsek Sabu Barat, Kabupaten Sabu Raijua.  Diduga bahwa pelaku ini telah mengalami stres. Jules menyebutkan “Kita imbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak melakukan tindakan anarkis. Percayakan kepada anggota polisi untuk melakukan proses sesuai hukum yang berlaku”. Pada saat ini polisi masih mengumpulkan data tentang kejadian ini.

baca juga :

Berita Terkini: Melalui Situs Kiostix Tiket Final Piala AFF 2016 Dapat Dipesan Mulai Sekarang !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here