Berita Terkini: Penetapan Ahok Sebagai Tersangka Melanggar HAM?

0
1432
Ahok
Copyright©kompas

Penetapan Ahok Sebagai Tersangka Dinilai Tak Adil Karena Ini !

indowarta.com– Penetapan Ahok atau Basuki Tjahaja Purnama sebagai tersangka atas kasus penistaan agama dinilai tidak sesuai prosedur. Hal ini diutarakan langsung oleh Tim Penasihat Hukum gubernur DKI Jakarta Nonaktif.

Nota keberatan atau eksepsi dibacakan hari ini 13 Desember 2016 di Pengadilan Negeri Jakarta Utara yang terletak di Jalan Gajah Mada Jakarta Pusat.

Dikutip dari Salah satu pernyataan tim penasihet hukum Ahok “penetapan tersangka dilakukan oleh pihak kepolisian tidak sesuai prosedur karena tidak ada surat perintah penyidikan atau sprindik. Kala itu sprindik terbit pada tanggal 16 Desember 2016. Sedangkan Ahok juga ditetapkan menjadi tersangka kasus dugaan penistaan agama juga pada waktu yang sama.

Menurut tim kuasa hukum Ahoj, sprindik diterbitkan sebelum penyidikan dilakukan. Selain itu kebijakan yang dilakukan polisi juga dianggap melanggar peraturan pasal 28 huruf D ayat 1 dan Perkap Nomor 8 Tahun 2009 pasal 3. Atas pelanggaran tersebut, pengacara tersebut menganggap adanya unsur pelanggaran HAM dan hukum.

Tak hanya proses penetapan status, Tim Kuasa juga menyinggung proses pelimpahan berkas yang begitu cepat. Ia berpikir pihak polisi mendapat tekanan massa sehingga berkasnya pun segera dilimpahkan ke pengadilan.

Ahok
Copyright©tstatic

Tentu hal ini membuat argumentasi adanya sesuatu hal di balik kasus ini. Mereka juga berpikir polisi melakukan kebijakan hanya untuk menghukum Ahok demi memuaskan kepentingan kelompok lain.

Rekaman pidato Ahok di Kepulauan Seribu menunjukkan Gubernur DKI ini ingin menyejahterakan warga. Dan atas tindakan Ahok selama menjabat sebagai DKI juga tidak ada unsur menistakan agama. Sebagai bukti nyata adanya realisasi umroh untuk para marbot di Jakarta. Ahok juga memulangkan Pegawai Negeri Sipil (PNS) lebih awal pada bulan puasa.

Sayang sekali jika Ahok harus diadili dengan cara yang tidak lazim. Apalagi diadili dengan tudingan menistakan agama. Dengan alat bukti video yang sudah diedit Buni Yani tanpa mendengarkan atau menghadiri langsung pertemuan tersebut.

Kini Ahok dijerat dengan pasal 156 Huruf a KUHP dan Pasal 156 KUHP tentang dugaan penistakan agama.

baca juga :

Berita Terkini: Meski Jadi Tersangka dan Terpidana, Ahok Tetap Tak Bisa Mundur Dari Pilkada DKI?

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here