Berita Terkini: Pedagang Musiman Ini Raup Untung Melimpah Berkat Ramainya Sidang Perdana Ahok Di PN Jakarta Utara!

0
905
Ahok
Copyright©tstatic

Berita Terkini: Pedagang Musiman Ini Raup Untung Melimpah Berkat Ramainya Sidang Perdana Ahok Di PN Jakarta Utara!

Indowarta.comSidang Ahok yang pertama kalinya ini dengan kasus dugaan penistaan agama telah menjadi berkah bagi beberapa pedagang. Sidang perdana Ahok ini bertempat di bekas gedung Pengadilan Negeri Jakarta Utara di Jalan Gajah Mada, Jakarta. Selama berjualan disitu, para pedagang mengaku bahwa mereka telah meraup keuntungan yang banyak.

Salah satu pedagang yang bernama Ojab 37 tahun yang merupakan pedagang sapu tangan pada hari Selasa 13 Desember 2016 ini mengaku bahwa dagangannya laku banyak. Dirinya sangat bersyukur atas hal ini.

Namun Ojab sendiri masih enggan untuk menyebutkan hasil dari penjualannya pada saat itu. Namun yang jelas adalah banyak para pengunjung sidang Ahok ini yang membuat dagangannya terjual laris.

Banyak pedagang kaki lima yang berjualan semenjak sidang Ahok ini berlangsung dari pagi hari hingga pukul 12.00 WIB. Diantaranya ada penjual masker dan jgua handuk dengan harga 5 ribu sampai 10 ribu per lembarnya. Selain itu ada juga pedagang air mineral dan juga makanan ringan.

Ahok
Copyright©pekanbaru

Ojab sendiri juga sama seperti yang lainnya yang merupakan pedagang musiman. Mereka berkeliling menjual dagangannya di tempat-tempat yang ramai orang. Dimana ada keramaian orang-orang, disitu pula mereka mencari rezeki. Rautsan orang telah datang di Pengadilan Negeri Jakarta Utara pada hari ini untuk mengikuti jalannya proses persidangan perdana kasus dugaan penistaan agama dengan terdakwa Gubernur DKI Jakarta Nonaktif yakni Basuki Tjahaja Purnama atau yang sering disapa dengan nama Ahok.

Pengunjung sidang Ahok pun membludak. Ruang sidang pun penuh dan sesak. Selain itu para pengunjung juga hingga meluber di depan gedung Pengadilan. Pihak polisi pun juga telah beberapa kali meminta kepada para pengunjung agar tidak masuk ke dalam ruang persidangan. Kepala Kepolisian Jakarta Pusat Komisaris Besar Dwiyono dengan menggunakan pengeras suara mengatakan “Perlu kami sampaikan bahwa ruangan terbatas hanya untuk 80 orang”. Kasus yang menjerat Ahok ini memang telah banyak menyedot perhatian masyarakat.

baca juga :

Berita Terkini: Meski Jadi Tersangka dan Terpidana, Ahok Tetap Tak Bisa Mundur Dari Pilkada DKI?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here