Berita Terkini: PDIP Akan Diuntungkan Jika Ahok Ditetapkan Jadi Terpidana?

0
1770
Berita Terkini: PDIP Akan Diuntungkan Jika Ahok Ditetapkan Jadi Terpidana?
Copyright ©aktual

PDIP Akan Diuntungkan Jika Ahok Ditetapkan Jadi Terpidana?

Indowarta.com – Menurut pengamat hukum tata negara Margarito Kamis, Calon Gubernur DKI Jakarta yang akan berpasangan dengan Djarot Saiful Hidayat harus diberhentikan sementara sebagai gubernur dikarenakan status terdakwa yang kini melekat padanya.

Alasannya yaitu, berdasarkan Undang-Undang tentang Pemerintahan Daerah, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok harus diberhentikan sementara sebagai gubernur. Meski saat ini Ahok sedang menjalankan cuti untuk kampanye terkait dengan pencalonannya di Pilkada DKI Jakarta 2017.

Kemudian, kalau Ahok masih berstatus sebagai terdakwa dan kemudian terpilih menjadi Gubernur DKI Jakarta periode 2017 – 2022, dirinya tetap bisa dilantik. Namun, dia tidak bisa menyelenggarakan pemerintahan.

WAJIB BACA :  Politikus PDIP Sesalkan Doa Tifatul Sembiring yang Syarat dengan Muatan Politik!
Berita Terkini: PDIP Akan Diuntungkan Jika Ahok Ditetapkan Jadi Terpidana?
Copyright ©poskotanews

Seperti yang telah dijelaskan oleh Margarito, “ dia memang bisa dilantik sebagai gubernur saat dia terpilih, tetapi dia tidak bisa menyelanggarakan pemerintahan, karena dirinya masih berstataus sebagai terdakwa. Dia harus tetap berada dalam pemberhentian sementara”.

Tetapi, apabila Ahok terpilih dan kemudian statusnya berubah menjadi terpidana, maka disitulah PDIP akan menjadi pihak yang diuntungkan. Karena, yang akan menjalankan pemerintahan nanti ialah wakil dari Ahok, yaitu Djarot Saiful Hidayat yang merupakan kader PDI Perjuangan.

Seperti keterangan yang diberikan oleh pakar hukum kelahiran Ternate itu, tapi kalau terpidana misalnya, tidak bisa menyelenggarakan pemerintahan juga, jadi yang akan menyelenggarakan pemerintahan nantinya Pak Djarot. Maka dari itu dirinya sering bilang kalau PDIP yang akan diuntungkan andai status Ahok berubah menjadi terpidana.

WAJIB BACA :  Saipul Jamil Dapatkan Remisi, Ahok Kok Tidak?

Namun pakar hukum tersebut mengatakan, nantinya kader PDIP itu bisa menggantikan Ahok sebagai gubernur terpilih asalkan keputusan vonis Ahok berkekuatan tetap. Artinya kalau Ahok divonis tetapi putusannya belum berkekuatan hukum tetap, maka dia hanya berhenti sementara saja.

Seperti yang telah diketahui, Ahok sedang menjalani proses hukum di Pengadilan Negeri Jakarta Uatara terkait dengan kasus dugaan penistaan agama yang terjadi di Kepulauan Seribu. Akibatnya Ahok mendapatkan banyak protes.

Protes yang pertama yaitu aksi 411 yang menuntut dia dijadiukan tersangka dan di tahan, namun setelah dia ditetapkan sebagai tersangka ia tidak ditahan. Kemudian terjadilah aksi lanjutan yaitu aksi 212 yang menuntut agar Ahok ditahan. Lalu sidang perdana kasus Ahok itu baru dilangsungkan kemari, Selasa (13/12/2016).

Baca Juga Berita Terkini: Meski Jadi Tersangka dan Terpidana, Ahok Tetap Tak Bisa Mundur Dari Pilkada DKI?

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here