Berita Terkini: Pemberhentian Ahok menunggu Surat Dari Pengadilan !

0
1009
Soni Sumarsono

Berita Terkini: Pemberhentian Ahok menunggu Surat Dari Pengadilan !

Indowarta.com– Dirjen Otonomi Daerah Kementerian Dalaml Negeri (Kemendagri) yakni Sumarsono kini telah meyebutkan bahwa pemberhentian sementara dai Basuki Tjahaja Purnama sebagai Gubernur DKI Jakarta ini masih menunggu surat pembertahuan dari pengadilan. Pada sebelumnya Ahok sendiri telah menjalani sidang perdana dari kasus dugaan penistaan agama yang telah menyeret namanya.

sai mengikuti acara silaturahmi bersama masyarakat di Sport Mall Kelapa Gading, Jl. Raya Kelapa Nias HF3 Kelapa Gading, Jakarta Utara pada hari Rabu 14 Desember 2016 Sumarsono mengatakan kepada awak media  “Kita harus menerima surat dulu dari pengadilan. Secara resmi dia didakwa dengan pasal berapa dengan ancaman hukuman berapa tahun. Kita harus dapat surat dari pengadilan. Sebelum ada surat (dari PN Jakut) enggak bisa kita proses”.

WAJIB BACA :  Saipul Jamil Dapatkan Remisi, Ahok Kok Tidak?

Sumarsono telah  menegaskan bahwa pemberhentian sementara dari Ahok ini harus memenuhi aturan yang telah dipersyaratkan dan tercantum di dalam UU Nomor 23 tahun 2014 mengenai Pemerintah Daerah. Telah diatur bahwa penonaktifan dari kepala atau wakil kepada daerah yang didakwa ini salsh satunya dengan ancaman pidana yang paling singkat lima tahun penjara.

Sumarsono mengatakan “Setelah ada surat kita lakukan. Kalau ancamannya empat tahun itu di bawah lima tahun ya nggak berhenti. Karena ancamannya berhenti itu apa bila lima tahun ke atas”. Sumarsono juga menegaskan bawha pemberhentian kepada daerah ini juga harus melalui keputusan presiden. Apabila pada nantinya kepada daerah ini telah dinyatakan tidak terbukti melakukan tindakan pidana, maka yang bersangkutan ini akan bisa menjabat kembali.

WAJIB BACA :  Saipul Jamil Dapatkan Remisi, Ahok Kok Tidak?
Berita Terkini: PDIP Akan Diuntungkan Jika Ahok Ditetapkan Jadi Terpidana?
Copyright ©poskotanews

Jika pada nantinya Ahok akan dinonaktifkan, maka wakil kepala yakni Djarot akan otomatis menjadi Pelaksana tugas dari Gubernur. Namun karena baik Ahok maupun Djarot dalam masa cuti kampanye, Plt Gubernur DKI Jakarta masih tetap dijalankan oleh Sumarsono.

Sumarsono mengatakan “Kalau dia berhenti sementara maka Plt gubernurnya adalah wakil gubernur. Sampai masuk putaran dua, kalau masuk putaran dua kampanye lagi ya untuk yang ke dua tunjuk lagi Plt lama kembali lagi. Selesai pilkada kalau asumsinya Pak Ahok berhenti maka Pak Djarot jadi Plt gubernur sampai akhir masa jabatan”.

baca juga :

Berita Terkini: Pedagang Musiman Ini Raup Untung Melimpah Berkat Ramainya Sidang Perdana Ahok Di PN Jakarta Utara!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here