MUI Janji Akan Cabut Izin Perusahaan yang Paksakan Karyawan Muslim Pakai Simbol Natal !

0
706
MUI Janji Akan Cabut Izin Perusahaan yang Paksakan Karyawan Muslim Pakai Simbol Natal !
Copyright ©Liputan6

MUI Janji Akan Cabut Izin Perusahaan yang Paksakan Karyawan Muslim Pakai Simbol Natal !

Indowarta.com – Tengku Zulkarnain, Wakil Sekretaris Jendral Majelis Ulama Indonesia (MUI), telah mengintruksikan agar perusahaan yang memaksa karyawannya yang muslim untuk mengenakan symbol-simbol natal untuk dicabut izinnya.

Karena menurutnya, perlakuan itu dianggap telah melanggar Undang-Undang tahun 1945 Pasal 28 E UUD 1995 yang mengatur tentang kebebasan beragama dan berkeyakinan. Maka dari itu jika ada perusahaan yang memaksa untuk memakai symbol-simbol agamanya kepada orang yang beragama lain.

Menurutnnya jika suatu perusahaan yang memaksa karyawan muslimnya menggunakan symbol natal kemudian dibiarkan, artinya da kembali paham untuk menghidupkan kembali paham-paham komunis yang anti agama. Tidak hanya itu, pembiaran itu dianggap sama juga seperti menghancurkan agama.

WAJIB BACA :  Soal Fatwa Haram Pasang Bendera di Masjid, MUI Tegaskan Itu HOAX!
MUI Janji Akan Cabut Izin Perusahaan yang Paksakan Karyawan Muslim Pakai Simbol Natal !
Copyright ©selintas

Seperti yang dikatakan oleh Tengku, untuk tidak membiarkan paham-paham komunis yang anti agama hidup kembali di Indonesia. Agama mau dihancurkan kan bahaya. Kalau menghacurkan ekonomi saja wajib ditangkap, apalagi menghancurkan agama.

Tengku juga menambahkan, jika masih ada perusahaan-perusahaan yang tidak mengindahkan imbauan tersebut, artinya mereka mengharapkan umat Islam untuk bergolak kembali. Bahkan menurut dia, mereka telah mengobok-obok kedamaian bangsa Indonesia dengan menerapkan paham-paham anti agama.

Kemudian Tengku mengatakan, apa mereka akan menunggu umat islam kembali bergolak? Kalau memang mau menantang, pihaknya akan menggerakkan. Dia menilai negeri ini sudah damai dan jangan diobok-obok dengan paham-paham antiagama ini.

Selain itu Tengku meminta karyawan-karyawan Muslim untuk aktif melaporkan jika perusahaan mereka memaksa untuk mengenakan atribut natal. Laporan itu menurutnya dapat dilakukan langsung kepada aparat kepolisian, atau melalui organisasi buruh dan MUI.

WAJIB BACA :  Soal Fatwa Haram Pasang Bendera di Masjid, MUI Tegaskan Itu HOAX!

Seperti yang ditegaskannya, “Laporkan jika perusahaan memaksa”. Tengku kemudian juga mengatakan, MUI tidak akan ragu-ragu untuk memidanakan perusahaan-perusahaan yang memaksa karyawannya untuk mengenakan symbol-simbol agama kepada yang berlainan agama. Apalagi, setiap tahunnya MUI telah mengeluarkan himbauan tersebut, tapi tidak diindahkan oleh perusahaan-perusahaan.

Bila perlu hal itu dilakukan ke pihak kepolisian, karena ini dianggap sudah keterlaluan. Sudah setiap tahunnya MUI mengeluarkan himbauan dari MUI tapi selalu tidak diindahkan. Memang banyak diketahui dan menjadi hal umum bisa setiap natal banyak perusahaan maupun toko yang mengharuskan karyawan yang mengenakan atribut natal meskipun karyawannya berbeda agama.

Baca Juga Berita Terkini: Pemberhentian Ahok menunggu Surat Dari Pengadilan !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here