Berita Terkini: OTT Pejabat Bakamla, 7 Pejabat Ini Kena Ciduk KPK !

0
520
Copyright ©okezone

OTT Pejabat Bakamla, 7 Pejabat Ini Kena Ciduk KPK !

Indowarta.com – Empat orang kini telah ditangkap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam operasi tangkap tangan (OTT). Satu diantara empat orang tersebut, yaitu ESH yang merupakan Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Utama Badan Keamanan Laut yang juga menjabat sebagai Deputi Informasi, Hukum, dan Kerjasama Bakamla.

Penanganan dari perkembangan OTT Bakamla kali ini, KPK membuka kemungkinan untuk berkoordinasi dengan Pusat Polisi Militer (Puspom) TNI. Tetapi dengan satu catatan, bila salah satu di antara yang ditangkap itu merupakan dari unsur militer.

Seperti yang dikatakan oleh Febri saat berada di Gedung KPK, kewenangan dari KPK memang terbatas, tapi pihaknya akan berkoordinasi dengan TNI lebih lanjut lagi. Jadi nantinya KPK hanya menangani pihak-pihak yang sipil atau penyelenggara non militer.

Berita Terkini: OTT Pejabat Bakamla, 7 Pejabat Ini Kena Ciduk KPK !
Copyright © Viva

Oleh karena itu, KPK mengharapkan adanya komunikasi dan koordinasi yang kuat dengan Puspom TNI. Terutama untuk penanganan lebih lanjut dari kegiatan OTT Bakamla ini. memngingat, KPK masi memiliki waktu 1×24 jam dalam pemeriksaan keempatnya.

Diharapkan adanya suatu komunikasi dan koordinasi yang kuat untuk melakukan penegakan hukum selanjutnya. Seperti yang telah diketahui, KPK telah melakukan OTT kepada empat orang hari ini di dua lokasi yang berbeda di Jakarta. Empat orang tersebut, yaitu Plt Sekretaris Utama Badan Keamanan Laut ESH serta SH, MAO, dan DN yang merupakan dari pihak swasta.

KPK nantinya juga akan mengamankan sejumlah uang yang bernilai fantastis dalam OTT Bakamla ini. Selain itu, sebuah mobil Toyota Fortuner berwarna hitam yang bernopol B 15 DIL.

Eko Susilo Hadi (ESH) baru saja meninggalkan jabatannya sebagai Plt Sestama pada 10 Desember 2016 lalu. ESH merupakan utusan dari pihak Kejaksaan dan sudah bertugas di Bakamala selama empat tahun. OTT yang dilakukan oleh KPK ini juga dibenarkan oleh Kepala Bakamla RI, Laksamana Madya TNI AL Ari Sadewo.

Ari mengaku kaget dengan penangkapan salah satu anak buahnya. Dia mengetahui penenglapan tersebut dari sekretaris utamanya setelah selang beberapa jam setelah penangkapan. Selain itu Ari mengaku saat ini institusinya sedang mengerjakan proyek pengadaan alat pengawasan di wilayah laut Indonesia. ESH juga turut ambil bagian dalam pengadaan tersebut.

Meski demikian, Ari mengaku tidak tahu tentang apa yang dijanjikan deputinya hingga akhirnya dicokok oleh KPK.

Baca Juga Foto Ribuan Sari Roti Diangkut Dalam Mobil Bak Terbuka Ditutup Terpal Lusuh Ini Bikin Heboh FB !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here