Foto Di FB Tentang Soal Anak Kelas 5 MI Bermuatan Pemerkosaan Ini Bikin Heboh Bogor !

0
927
Foto Di FB Tentang Soal Anak Kelas 5 MI Bermuatan Pemerkosaan Ini Bikin Heboh Bogor !
Copyright ©Malukupost

Foto Di FB Tentang Soal Anak Kelas 5 MI Bermuatan Pemerkosaan Ini Bikin Heboh Bogor !

Indowarta.com – Isi soal untuk siswa MI mendadak diperbincangkan oleh netizen di media sosial. Hal itu dikarenakan pada 9 Desember lalu di dalam soal anak kelas 5 MI bermuatan pemerkosaan, suatu pembahasan yang dinilai sangat tidak pantas untuk anak-anak yang masih duduk di bangku sekolah dasar.

Isi soal tersebut pertama kali diunggah oleh akun Facebook Taufik Faturohhman pada hari Rabu (14/12/2016). Ia mengeluhkan lolosnya soal Bahasa Sunda yang bermuatan hal yang tidak pantas itu. Soal-soal itu diujikan untuk siswa MI di Kabupaten Bogor.

Diakun Facebooknya dia menulis bahwa dirinya menyayangkan kenapa soal anak kelas 5 MI bermuatan pemerkosaan. Dalam materi soal tersebut menceritakan seorang pemuda yang berasal dari Kabupaten Sumedang yang mengagumi seorang wanita yang cantik di sebuah kampung. Demi mendapatkan hati sang wanita itu, pemuda tersebut malah melakukan pemerkosaan dengan keji. Dengan detail dalam soal tersebut digambarkan bagaimana adegan pemerkosaan itu.

Foto Di FB Tentang Soal Anak Kelas 5 MI Bermuatan Pemerkosaan Ini Bikin Heboh Bogor !
Copyright ©Merdeka

Sontak saja, isi soal tersebut langsung menjadi bahan hujatan para netizen. Seperti komentar yang diberikan oleh akun Ai Dedah Rosidah, dia menanyakan siapa yang membuat soal tersebut, mengapa bisa begitu, lalu apakah anak kecil mengerti.

Setelah menjadi polemik, Wana Rohana yang merupakan seorang guru MIS Jamiatul Falah Sukaraja juga selakuntim penyusun soal anak kelas 5 MI bermuatan pemerkosaan itu langsung meminta maaf. Saat menyusun soal tersebut dia mengambil materinya dari sebuah majalah Mangle yang berjudul ‘Sasakala Cieunteung’.

Rohana mengaku hanya mengisi kekosongan tim penyusun Bahasa Sunda. Ia bermaksud ingin berkontribusi sekaligus mengukur kemampuannya dalam berbahas Sunda, juga diterima untuk pertama kalinya. Meskipun begitu, Rohana mengaku telah mencoba menyusun berdasarkan pada standar kopetensi.

Dia juga meminta maaf kepada warga Bogor atas soal yang dia buat yang bermuatan dengan konten yang tidak pantas dimuat dalam soal anak MI itu. Rohana mengatakan, dirinya terus beristigfar kepada Allah atas kesalahnnya, dia mohon untuk dibukakan pintu maaf seluas-luasnya khususnya kepada Bapak Kepala kantor Kementerian Agama Kabupaten Bogor sera seluruh jajarannya, kepada seluruh panitia KKMI Kabupaten yang terlibat di dalamnya, dan kepada seluruh warga madrasah.

Baca juga Berita Terkini: Ternyata Dian Yulia Novi Calon ‘Pengantin’ Bom Panci Kenal Ajaran Radikal Lewat FB !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here