Berita Hari Ini : Kronologi Detik-detik Mengerikan Penikaman 8 Orang di Jembatan Penyebrangan Bandung

0
976
Kronologi Detik-detik Mengerikan Penikaman 8 Orang di Jembatan Penyebrangan Bandung
Copyright ©tribunnews

Kronologi Detik-detik Mengerikan Penikaman 8 Orang di Jembatan Penyebrangan Bandung

Indowarta.com – Dandan (40) merupakan salah satu dari delapan korban penikaman di Bandung yang dilakukan oleh Muhammad Aziz Ghozali (19). Dia menjadi korban penikaman saat melintasi jembatan.

Sambil meringis kesakitan karena tusukan di bagian punggnya dia mengatakan, karena lukanya dalam, jadi dia harus mendapatkan 12 jahitan, ucapnya saat berada di kediamannya, Blok Sakola, kawasan Baturengat, RT 2 RW 3, Kelurahan Cigondewah kaler, Kecamatan bandung Kulon, Kota Bandung pada Rabu (14/12/2016).

Jembatan penyeberangan orang yang terletak di atas jalan Tol Pasirkoja itu dekat dari rumah pria yang berusia 40 tahun itu. Jembatan tersebut menghubungkan dua daerah permukiman pendududk di Blok Sakola dengan Blok tengah.

Kronologi Detik-detik Mengerikan Penikaman 8 Orang di Jembatan Penyebrangan Bandung
Copyright ©regional.kompas

Pada hari Selasa (13/12/2016) sore, sekitar pukul 17.00 WIB, Dadan sedang perjalanan pulang dari arah Blok Tengah ke Blok Sakola . saat itu dia sendirian mengendarai motor. Sisi kanan dan kiri jembatan terhubung dengan lintas sepeda motor juga tangga untuk pejalan kaki. Pengendara motor dan warga harus melewati sebuah tanjakan dan turunan untuk melewati jembatan itu.

Peristiwa penikaman di Bandung itu bermula saat Dadan berangkat dari rumahnya. Dia mengaku bertemu dengan pelaku itu. Pelaku itu diam dan sambil memegang sebuah pisau. Dikiranya orang itu adalah penjual pisau, karena saat lewat pertama itu aman-aman saja.

Namun berbeda saat dirinya melintas untuk yang kedua kali. Ia masih melihat pelaku berada di jembatan tersebut. Dadan mengambil ancang-ancang karena kondisi jalan yang menanjak. Namun tancapan gas motornya tersendat karena ada dua orang pejalan kaku, laki-laki dan perempuan.

Orang yang sedang berjalan itu dia klakson, kemudian mereka minggir. Saat itu pelaku sudah berdiri di jembatan. Karena tenaga motor yang dikenadaraannya berkurang, jadi dia berpapasan dengan pelaku. sungguh tidak di sangka, setelah melewati pelaku beberapa jengkal kaki, tiba-tiba saja serangan membabibuta menimpa dirinya.

Aziz menikamnya dari belakang, Dadan mengatakan kalau pelaku seperti terbang dan menusuk punggungnya hingga terdengar bunyi grekkk! Saat pisau itu menancap. Selagi menahan sakit, ia kemudian menoleh kebelakang karena mendengar suara jeritan, ternyata saat itu pelaku juga mengejar dua pejalan kaki itu dan menyerangnya.

Penikaman di bandung itu membuat punggung dadang berlumuran darah. Melihat kondisinya saat itu, dia langsung memacu gas motornya. Sampai di rumah dia menceritakan kalau dirinya ditikam oleh orang yang tidak dikenal di jembatan.

Asep Odang Sutisna (Aa Odang) mengetahui anak sulungnya terluka. Dia langsung bergegas keluar rumahnya menuju jembatan. Namun petaka menimpanya, dia berhadapan langsung dengan pelaku yang saat itu masih beringas.

Aziz menghujam pisau dapur itu kea rah dada Aa Odang yang mengakibatkan nyawanya tak terselamatkan. Selain bapak Dadan, adik dan saudaranya juga ikut terluka karena serangan pelaku.

Baca Juga Isi Ramalan Mbah Mijan Terkait Kejadian Aneh Yang Terjadi di Tahun 2017, Awas Kaget !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here