Berita Terkini: PAN Jelaskan Alasan Kenapa Eko Patrio Tak Penuhi Panggilan Bareskrim !

0
1179
Berita Terkini: PAN Jelaskan Alasan Kenapa Eko Patrio Tak Penuhi Panggilan Bareskrim !
Copyright ©ekopatriosuper

PAN Jelaskan Alasan Kenapa Eko Patrio Tak Penuhi Panggilan Bareskrim !

Indowarta.com – Bareskrim Polri memanggil Ketua DPW Partai Amanat Nasional (PAN) DKI Jakarta Eko Hendro Purnomo atau yang lebih dikenal dengan nama Eko Patrio kemarin hari Kamis (15/12/2016). Akan tetapi, Wakil ketua Tim Pemenangan Agus-Sylvi itu tidak kunjung hadir.

Diduga, ketidakhadiran Eko itu merupakan intruksi Fraksi PAN. Karena, Ketua Fraksi PAN Mulfachri Harahap mengatakan sesuai UU MD3 Pasal 245 ayat 1 kehadiran itu harus perlu seizin Presiden. Seperti yang dikatakan oleh Mulfachri, “Kalau mau panggil, ya harus izin Presiden”.

Senada dengan Sekretaris Partai PAN di DPR, Yandri Susanto juga mengatakan bahwa pihaknya telah meminta Anggota DPR dari Fraksi PAN, Eko Patrio untuk tidak memenuhi panggilan dari Bareskrim Polri. Menurut PAN, Mabes Polri terlalu gegabah juga terburu-buru memanggil komedian tersebut.

Berita Terkini: PAN Jelaskan Alasan Kenapa Eko Patrio Tak Penuhi Panggilan Bareskrim !
Copyright ©Kompas

Dari segi prosedur, Yandri juga mengatakan kalau seorang DPR dapat dipanggil di luar DPR atas seizin dari Presiden, kecuali untuk kasus korupsi dan terorisme. Seperti penjelasan dari Yandri saat berada di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada kamis (15/12/2016), Rabu malam di fraksi pihaknya sudah membahas bahwa suami dari Viona Rosalia itu untuk tidak menghadiri panggilan dari Bareskrim.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, Eko dipanggil  terkait dengan pemberitaan media sosial. Dalam berita tersebut berisi, Eko menyebut bahwa pengungkapan Bom Bekasi pada hari Sabtu (10/12/2016) lalu, merupakan suatu pengalihan isu kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan oleh Calon Gubernur DKI Jakarta nomor urut dua, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

Tetapi Yandri menyangkalnya, bahwa sebenarnya komedian itu tidak pernah memberikan pernyataan seperti itu maupun diwawancarai terkait hal itu. Justru, sebenarnya Eko Patrio malah mengapresiasi kerja Polri yang bisa mengantisipasi sedini mungkin sehingga ledakan bom tersebut bisa terhindari.

Ketua DPP PAN itu juga mengatakan, oleh karena itu pihaknya sedang menelusuri. Termasuk wartawan yang menyitir  dengan pengacara sedang pihaknya bicarakan, apakah maksud dinbalik itu semua. Apa ada hubungannya dengan dinamika politik yang terjadi di DKI Jakarta tentu itu akan pihaknya dalami.

Dinamika tentang Pilkada DKI memang boleh tinggi, tetapi fitnah untuk saling menjatuhkan satu sama lain itu seharusnya di hindari, tambahan dari Ketua DPP PAN itu.

Sementara itu, Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri, Brigjen Agus Andrianto menyatakan, pihaknya memanggil Eko Patrio hanya untuk dimintai keterangan. Pihaknya akan meminta klarifikasi atas pernyataan yang Eko sampaikan, pihaknya juga sudah mengirimkan surat kepada komedian tersebut.

 Tetapi, Agus sendiri tidak mau untuk memberikan sebuah penjelasan mengenai masalah apa yang akan diklarifikasi Polri kepada Eko. Pemanggilan tersebut berdasarkan peyidikan dari Bareskrim Polri. Laporan itu didaftarkan pada Tabu (14/12/2016) atas nama Sofyan Armawan.

Baca Juga Berita Terkini : Tertangkap OTT KPK Terkait Suap 2 Milliar, Deputi Bakamla Eko Susilo Resmi Jadi Tersangka

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here