Berita Terkini: Kapolri Tito Karnavian Siap Dicopot Jika Memang pengungkapan Kasus Terorisme Adalah Pengalihan Isu !

0
813
BeritaBerita Terkini: Kapolri Himbau Masyarakat Tak Konsumsi Miras dan Main petasan Saat Tahun Baru !Terkini: Kapolri Beri Instruksi Tangkap Pelaku Sweeping Atribut Keagamaan !
Copyright©Tribunnews

Kapolri Tito Karnavian Siap Dicopot Jika Memang pengungkapan Kasus Terorisme Adalah Pengalihan Isu !

Indowarta.com – Kapolri Jendral Pol Tito Karnavian berani berani untuk mempertaruhkan jabatannya jika penangkapan teroris terkait dengan penemuan bom di Bekasi itu terbukti hanya pengalihan isu. Menurutnya, penangkapan tersebut adalah hasil kerja pemantauan dari Densus 88 yang telah dilakukan selama berbulan-bulan.

Seperti yang telah dikatakan oleh Tito, kalau hal tersebut rekayasa dirinya siap untuk dicopot jabatannya dari Kapolri saat ini. Tito menantang pihak-pihak yang meragukan kerja Polri untuk menunjukkan bukti bahwa penangkapan terorisme itu hanyalah rekayasa.

Di sisi lain, Polri akan memberikan tindakan tegas kepada penyebar informasi yang menyatakan kalau penangkapan itu hanyalah pengalihan isu. Justru menuut Tito, seharusnya kinerja intelejen dan Densus 88 diapresiasi karena telah menggagalkan aksi bom bunuh diri di Kompleks Istana Kepresidenan.

Berita Terkini: Kapolri Tito Karnavian Siap Dicopot Jika Memang pengungkapan Kasus Terorisme Adalah Pengalihan Isu !
Copyright ©Merdeka

Seperti yang telah dikatakan oleh Tito, kalau ada data, pelaku mengatakan adanya rekayasa, baik, internalnya bila perlu dipecat. Bahkan dirinya siap untuk mengundurkan diri jika dirinya terlibat merekayasa.

Akan tetapi, bila hal itu tidak terbukti rekayasa, maka Tito meminta omongan tersebut untuk dipertanggungjawabkan. Dirinya juga meminta masyarakat untuk tidak mudah terpengaruh dengan wacana pengalihan isu.

Tito menegaskan, jangan hanya omong tanpa adanya data dan hanya berdasarkan pada opini saja. kasihan dengan aparat yang telah bekerja keras.

Kini Polri tengah menyelidiki adanya wacana yang menyebutkan kalau penemuan bom di Bekasi itu hanyalah pengalihan isu. Kepolisian tidak menginginkan jika berita yang berkembang di itu justru akan merugikan publik.

Polri telah mengungkap keberadaan kelompok teroris yang akan melaksanakan aksi bom bunuh diri di Istana Kepresidenan. Bom yang memiliki kekuatan besar itu di temukan di Bekasi. Setelah penemuan bom tersebut, Densus 88 bergerak dan menangkap 12 tersangka di temapat yang bebeda.

Polisi menyebutkan kalau kelompok ini kerap berkomunikasi dengan Bahrun naim, warga negara Indonesia yang berada di Suriah. Sebelumnya Irjen Boy Rafli Amar, Kepala Divisi Humas Polri beranggapan bahwa pemberitaan tentang teroris tidak boleh dianggap remeh.

Justru wacana pengalihan isu itu berpotensi membuat masyarakat menajdi lengah dan kewaspadaan menjadi rendah terhadap gerakan radikal.

Baca juga Berita Terkini: Ika Puspitasari dibekuk Densus 88 Saat Diduga Terlibat Aksi Teroris di Purworejo

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here