SatelitNews Akhirnya Beri Penjelasan Soal kebenaran Ungkapan Eko Patrio, 7 Media Online Ini Akan Kena Somasi?

0
3236
Eko Patrio
Copyright©terbitsport

SatelitNews Akhirnya Beri Penjelasan Soal kebenaran Ungkapan Eko Patrio, 7 Media Online Ini Akan Kena Somasi?

Indowarta.com – SatelitNews akhirnya menyampaikan permohonan maaf terkait dengan artikel yang telah dipublikasi situs ini. artikel yang dimaksud adalah “Eko Patrio Teror Bom Istana Adalah Upaya Pengalihan Isu Kasus Ahok” kini telah dihapus.

Dalam web tersebut, pengelola SatelitNews.com memberikan sebuah penjelasan yang menyebutkan bahwa pihaknya mengambil berita dari beberapa situs lain yang digunakan sebagai sumber berita. Media yang dimaksud adalah ambiguistik.blogspot.co.id, ww.healmagz.com, juga suaranasional.com. pihaknya juga menampilkan screenshot dari halaman yang dimaksud.

Dalam tulisan tersebut juga menyebutkan, bahwa pihak SatelitNews.com memohon maaf kepada pihak-pihak yang merasa dirugikan. Diharapkan semoga masalah ini segera diselesaikan dengan tenang, tentram juga adil. Pernyataan itu dibuat dengan sebenar-benarnya dari hati yang tulus, dan tanpa adanya suatu unsur pemaksaan dari pihak lain.

SatelitNews Akhirnya Beri Penjelasan Soal kebenaran Ungkapan Eko Patrio, 7 Media Online Ini Akan Kena Somasi?
Copyright ©satelitnews

Saat ditelusuri, halaman web yang telah dijadikan sumber tersebut, pada artikel itu pernyataan mengenai dugaan pengalihan isu disampaikan oleh pengamat politik Ahmad Bhaidowi bukan Eko Patrio. Sementara berita di situs SatelitNews dan Healmagz, artikel itu sudah dihapus dan tidak dapat diakses lagi.

Sebelumnya Eko Patrio memposting halaman situs SatelitNews terkait dengan berita yang menyangkut namanya itu. Komedian itu menuliskan bahwa dirinya tidak pernah diwawancarai oleh pihak yang membuat berita itu. Dengan adanya pemberitaan itu, dirinya merasa dirugikan.

Hari ini Eko akan memenuhi panggilan pemeriksaan oleh Bareskrim Polri terkait dengan pernyataan dalam berita tersebut. usai pemeriksaan komedian itu mengaku akan mensomasi tujuh media yang menulis artikel tentang dirinya.

Somasi tersebut akan dilakukan jika dalan 1×24 jam media online yang dimaksud tidak memberikan klarifikasi terkait beritanya yang menyangkut Anggota Komisi IV DPR ini.

Sebelumnya telah beredar sebuah pemberitaan bahwa Eko diduga menilai penyergapan tersangka kasus terorisme yang terjadi di Bekasi oleh polisi sebagai pengalihan isu kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan oleh Ahok. Eko Patrio telah mengklarifikasi bahwa pemberitaan tersebut tidaklah benar.

Langkah somasi diambil karena tulisan berita dalam media online itu merugikan dan menyerang kehormatan politisi yang juga komedian itu. Tulisan media online yang tidak benar itu dapat menimbulkan sebuah kegaduhan.

Eko menagtakan kalau peristiwa tersebut dapat menjadi sebuah pembelajaran untuk semua terutama media. Dia mengatakan media harus memiliki kode etik jurnalistik dalam pemberitaanya.

Baca Juga Berita Terkini: Foto Dora Natalia Cium Tangan Aiptu Sutisna Beredar di FB Saat Akunnya Ditutup !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here