Berita Terkini: Begini Cara Melaporkan Berita Hoax Di FB !

    0
    1495
    Berita Terkini: Begini Cara Melaporkan Berita Hoax Di FB !
    Copyright ©JalanTikus

    Begini Cara Melaporkan Berita Hoax Di FB !

    Indowarta.com – Pasca kemenangan Donald Trump sebagai presiden terpilih di AS, tidak sedikit warga AS yang menyalahkan Facebook. Karena jejaring sosial ini dianggap menampilkan sbuah pemberitaan yang tidak berimbang. Bahkan hal ini juga terjadi di Indonesia, di mana banyak berita hoax.

    Menanggapi hal tersebut, Mark Zuckerberg selaku pendiri Facebook beberapa waktu lalu sempat menegaskan bahwa pihaknya berjanji untuk membasmi berita-berita hoax yang ada di jejaring sosialnya tersebut.

    Dalam keterangan resminya, FB mengatakan bahwa pihaknya kini sedang uji coba fitur untuk menangkal beredarnya berita-berita hoax. Kabarnya fitur yang dimaksud itu akan segera dluncurkan. Seperti keterangan yang diberikan oleh Adam Mosseri, VP News Feed Facebook, pihaknya kini tengah berupaya menghilangkan hoax yang disebarkan oleh orang yang membuat berita palsu demi keuntungan mereka sendiri yang bekerja sama dengan komunitas serta pihak ketiga.

    WAJIB BACA :  Viral Video FB Ayah Menangis Histeris Anaknya Kecelakaan Tak Ada yang Menolong!
    Berita Terkini: Begini Cara Melaporkan Berita Hoax Di FB !
    Copyright ©
    activetelecoms

    Pada uji coba fitur ini, pihaknya fokus terhadap empat hal, yakni :

    1. Proses pelaporan yang lebih mudah

    FB kini tengah menguji beberapa cara untuk mempermudah pelaporan tentang berita palsu maupun artikel hoax. Pengguna jejaring sosial ini bisa melakukannya dengan cara mengklik sudut kanan atas di sebuah postingan. Cara inilah yang dapat membantu FB mendeteksi lebih banyak lagi berita palsu.

    1. Memperingatkan hal apapun yang diperdebatkan

    Kali ini Facebook baru saja memulai program kerja sama dengan International Fact Checking Code of Principles yang berada di Poynter. Yaitu suatu organisasi pihak ketiga yang dapat melakukan pengecekan fakta.

    Begitu laporan dari pengguna terkait dengan berita hoax diterima, Facebook akan mengirimkan laporan tersebut kepada pihak ketiga tadi. Bila teridentifikasi palsu, maka berita tersebut akan memliki sebuah tanda dan tautan artikel dengan penjelasan yang benar. Artikel yang diperdebatkan itu akan muncul lebih sedikit di News Feed.

    WAJIB BACA :  Viral Video FB Dua pemuda Bersamurai Tantang Anggota TNI, Gini Deh Jadinya!

    Berita ini masih tetap bisa dibagikan, akan tetapi pengguna akan melihat tanda peringatan pada artikel tersebut yang telah diperdebatkan kebenarannya saat pengguna membagikannya. Jika artikel itu ditandai, maka artikel itu tidak dapat dijadikan sebuah iklan maupun promosi.

    1. Berbagi dengan informasi yang benar

    Pihak FB menemukan jika sebuah artikel mendorong banyak orang membagikannya berita secara signifikan, mungkin ini sebuah pertanda kalau artikel itu telah menyesatkan orang-orang dalam beberapa hal.

    Seperti yang dikatakan oleh Mosseri, bahwa kini pihaknya tengah melakukan suatu uji coba untuk menggabungkan sinyal ini kedalam perangkat, terutama bagi artikel yang sangat berbeda dan cenderung dibagikan lebih sedikit.

    1. Memutus insentif finansial bagi penyebar berita palsu (hoax)
    WAJIB BACA :  Lantaran Posting Foto di FB, Wanita Ini Dibakar Oleh Suami Sendiri!

    Facebook juga menemukan bahwa berita palsu memliki motif uang. Artinya penyebar berita palsu menghasilkan uang dengan menyamar sebagai organisasi media yang terkenal kemudian memuat berita hoax yang mengundang pembaca untuk mengunjungi situs mereka. padahal kebanyakan dari situs mereka itu adalah iklan.

    Maka dari itu, Facebook telah mengeliminasi kemampuan pembelian untuk domain penipu yang akan mengurangi prevalensi dari situs-situs yang berpura-pura sebagai media. Selanjutnya, pihak Facebook akan menganalisa situs tersebut guna mengetahui tindakan selanjutnya apabila dibutuhkan.

    Baca Juga Berita Terheboh : Mengintip Keseruan Super Mario Run di iPhone !

     

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here