Berita Terkini: Pasca Bom Bekas, 11 Orang Ini Ditangkap Secara Beruntun Oleh Densus 88, Berikut Perannya !

0
1442
densus 88

Berita Terkini: Pasca Bom Bekas, 11 Orang Ini Ditangkap Secara Beruntun Oleh Densus 88, Berikut Perannya !

Indowarta.com– Sejauh ini tim Densus 88 Antiteror Mabes Polri ini telah melakukan penangkapan terhadap 11 orang yang diduga sebagai teroris. Hal ini bermula pada saat telah ditemukan bom di sebuah kamar kontrakan di Bekasi pada hari Sabtu 10 Desember 2016.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Boy Rafli Amar mengatakan bahwa ada 11 orang terduga teroris yang telah tergabung di dalam jaringan M. Nur Solikhin yang berbaiat ke ISIS. Pada awalnya tim Densus 88 ini hanya menangkap sebanyak tiga terduga teroris yakni . Nur Solikhin, Agus Supriyadi alias Agus Bin Panut Harjo Sudarmo, serta Dian Yulia Novi.

Nur Solikhin ini berperan sebagai pemimpin jaringan ini. Dirinya telah merekrut Dian, Agus, Suyanto dan juga Khafid Fathoni. Dirinya juga telah menerima transfer uang dari petempur ISIS asal Indonesia yakni Bahrun Naim.

densus 88

Agus Supriyadi berperan sebagai penyewa mobil rental untuk mengantar bom ke Bekasi. Nur Solihin menerima bom dari Suyanto di Karanganyar dan mengantarkannya ke Bekasi. Dian diproyeksikan sebagai calon pengantin aksi bom bunuh diri.

Kemudian Suyanto berperan sebagai orang yang menyediakan rumahnya untuk merakit bom. Lalu Khafid Fatoni berperan sebagai pembuat bahan peledak TATP di rumahnya yakni Ngawi berdasarkan panduan dari Bahrun Naim melalui komunikasi Internet. Dia merakit bom di rumah Suyanto bersama degnan Nur Solikhin.

Lalu Aninda Putri Maharani merupakan ibu rumah tangga yang menerima dana untuk membuat bom. Wawan Prasetyawan yang merupakan buruh bangunan berperan sebagai penyimpan bahan peledak atas perintah dari Nur Solikhin.

Setelah dilakukan pengembangan ditangkap lagi tiga terduga teroris lainnya yakni Syafii, 33, warga Kampung Dukuh RT 003 /RW 006, Perumahan Syariah, Banyuanyar, Banjarsari, Solo, dan Sunarto, 26, warga Kampung Tempel RT 005/RW 007, Banyuanyar, Banjarsari. Keduanya yang terindikasi sebagai pelaku teror di toko Alfamart, Solo, 5 November lalu, dan teror di Candi Resto, Solo Baru, 3 Desember 2016, ditangkap pada Rabu (14/12/2016).

Selain itu Densus 88 juga telah berhasil menangkap Sumarno di Klaten dan juga menangkap terduga teroris perempuna berinisial TS alias UA di Tasikmalaya. TS berperan untuk memberikan motivasi kepada terduga teroris lainnya.

baca juga :

Berita Terkini: Ternyata Dian Yulia Novi Calon ‘Pengantin’ Bom Panci Kenal Ajaran Radikal Lewat FB !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here