Berita Terkini: Fenomena Ajaib Saat Gerhana Matahari, Laut Surut Seperti Tsunami Hingga Guntur !!!

0
2331
gerhana matahari

Fenomena Ajaib Saat Gerhana Matahari, Laut Surut Seperti Tsunami Hingga Guntur !!!

indowarta.com- Fenomena ajaib saat terjadi gerhana matahari total yang melintasi wilayah Indonesia. Durasi yang beragam disetiap daerah membuat warga semakin antusias.

Di wilayah Indonesia sendiri gerhana matahari total melewati 12 provinsi. Inilah daerah yang dapat melihat dengan jelas adanya gerhana matahari total. Diantaranya adalah Bengkulu, Sumatera Selatan, Sumatera Barat, Jambi, Bangka Belitung,Kalimantan Barat,Kalimantan Tengah,Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Sulawesi Barat,Sulawesi Tengah, Dan Maluku Utara.

Gerhana matahari adalah fenomena dimana hilangnya sinar matahari. GMT yang melintasi sejumlah daerah memunculkan fenomena unik di setiap daerah yang dilaluinya.

Berikut ini adalah 3 fakta unik yang muncul ketika gerhana matahari

Hal menarik pertama yang terjadi di Maba, Maluku Utara. Laut Di Dermaga Maba yang biasanya pasang tiba-tiba surut. Hal yang menarik laut tersebut membentuk datarann kering. Namun dalam waktu sebentar laut tersebut segera terisi penuh kembali.

Dataran tersebut menghubungkan Pulau Halmahera dengan Pulau Mobon. Jarak antar pulau terpisah sekitar 400 meter.

Warga yang melihat kejadian tersebut panik. Mereka berlarian menjauhi pantai, anggapan mereka akan terjadi tsunami. Dermaga sendiri digunakan sebagai tempat festival gerhana matahari.

Atusan warga berkumpul untuk menyaksikan gerhana matahari total. Pemerintah juga menyiapkan berbagai tarian adat. Semuanya ditujukan untuk menghibur warga dan turis asing yang berkunjung. Di Maba sendiri gerhana matahari total terjadi selama 3 menit 20 detik.

Berbeda dengan yang ada di Maba, di LIPI Cibinong Jawa Barat. Hewan yang diamati adalah hewan yang biasanya aktif di malam hari atau nokturnal.

gerhana matahari

Meski GMT di bogor hanya 90 %, tetapi hal tersebut juga mengalami perubahan tingkah laku hewan. Seperti halnya pada kukang dang tupai, mereka terlihat agresif ketika sedang terjadinya gerhana matahari total.

Seperti halnya pada kedua hewan tadi, burung juga mengalami perubahan tingkah laku. Burung-burung tersebut pada saat GMT menunjukkan ketakutan. Sehingga mereka seperti sedang mencari perlindungan.

Banyak dari hewan ini merasa terkecoh, dan menghentikan aktivitasnya. Perubahan pada hewan-hewan ini karena insting dari hewan kuat. Sesaat ketika suasana gelap yang ditimbulkan dari GMT tersebut akan mempengaruhi jam biologis bagi hewan yang sedang berktivitas.

Hal unik lainya juga terjadi sesaat GMT terjadi di Pontianak, Kalimantan Barat. Malam sebelum terjadinya GMT, Kota Pontianak, Kalimantan Barat tersebut diguyur hujan lebat. Sebelum terjadinya hujan terdengar guntur yang sangat mengelegar. Di Sungai Kapuas sendiri air sungi naik kepermukaan melebihi batas biasanya.

Ketinggian air di Sungai Kapuas sendiri mencapai 1 meter. Sampai jalan yang berada di sekitar Sungai Kapus terendam hingga 50 cm ungkap wargayang berada di lokasi.

baca juga :Berita terkini: Tersebar di FB Foto Jokowi Jongkok Saksikan Gerhana Matahari di Istana Bogor Lengkap Dengan Sarung Kotak-kotak Biru !!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here