Berita Terkini: Masih Diperlukan, Ujian nasional Tak Akan Dihapus?

0
1018
Berita Terkini: Masih Diperlukan, Ujian nasional Tak Akan Dihapus?
Copyright ©Tribunnews

Masih Diperlukan, Ujian nasional Tak Akan Dihapus?

Indowarta.com – Ujian Nasional masih diperlukan meskipun hasilnya nanti tidak lagi menjadi penentu kelulusan siswa, tetapi berguna untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan berikutnya. Hal itu dikatakan oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Samarinda Asli Nuryadin.

Dirinya mengatakan, soal nama itu terserah saja, bila namanya tetap Ujian Nasional atau ujian akhir sekolah, tetapi satu hal yang pasti bahwa ujian tetaplah diperlukan agar siswa memiliki perhatian teradap pelajaran sekolah.

Menurut Asli, ujian merupaka suatu yang wajar diterapkan dalam lembaga apapun, karena dari hasil ujian tersebut dapat dijadikan suatu ukuran keberhasilan dari pembelajaran selama penerapannya, termasuk juga sebagai bahan evaluasi pada keberhasilan atau kelemahan dari sistem yang telah diterapkan.

Berita Terkini: Masih Diperlukan, Ujian nasional Tak Akan Dihapus?
Copyright©swaraguru

Asli mencontohkan, dalam perguruan pencak silat, pasti dilakukan ujian terlebih dahulu untuk menentukan apakah pendekar tersebut layak untuk naik tingkat atau tidak. Begitu juga dengan lembaga lainnya.

Bahkan untuk sekolah, ujian nasional diperlukan untuk mengukur kemampuan daya serap para siswa serta kemampuan guru dalam mengajar.

Ketika isu memoratorium Ujian Nasional bergulir, Agus menanggapinya biasa saja, karena dia meyakini bahwa ujian harus tetap dilakukan, kalau ujian ditiadakan, maka tidak akan pernah diketahui sejauh mana tingkat keberhasilan dan kekurangan dalam mendidik siswa.

Jika namanya buka Ujian Nasional, tetapi diubah menjadi UAS maupun ujian per provinsi, hal itu bisa saja dilakukan, karena untuk tingkat sekoalah dasar pun juga telah lama diterapkan ujian sekolah yang digelar per provinsi tanpa mengikuti standar nasional.

Tetapi, jika untuk ntingkat SMP sederajat dan SMA sederajat akan diterapkan ujian per provinsi memang masih bisa berjalan, namun hal itu juga kurang baik, karena system pendidikan yang diterapkan di Indonesia sendiri adalah sistem pendidikan nasional.

Agus mengungkapkan, kalau sekarang ada yang mengatakan UN menciptakan kegaduhan, itu dirasa kurang tepat. Kalau dulu mungkin itu benar, karena dulu UN digelar ubtuk menentukan kelulusan, jadi kegaduhan bisa terjadi. Tetapi untuk saat ini, UN tidak untuk menentukan kelulusan.

Sebelumnya memang santer terdengar bahwa UN akan di hapus sementara mulai 2017. Hal itu dikatakan sudah mendapat persetujuan dari presiden dan tinggal menunggu Inpres. Tetapi beberapa waktu lalu wacana tersebut diminta untuk dikaji ulang.

Baca Juga Ramai Dibicarakan di FB, Sopir Go Car Bawa Pistol Sembari Nyupir Ugal-Ugalan !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here