Berita Terkini: Buni Yani Tak perlu di Pidana, Cukup Diberi Teguran Saja?

0
2124
Buni Yani
Copyrigt©kompas

Berita Terkini: Buni Yani Tak perlu di Pidana, Cukup Diberi Teguran Saja?

Indowarta.com– Tersangka dari kasus dugaan pencemaran nama baik dan penghasutan terkait dengan SARA yakni Buni Yani telah berharap agar majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan ini bisa mengabulkan mengenai gugatan praperadilan yang telah dia ajukan.

Menurut Buni Yani, apa yang telah dia lakukan ini tidak sepantasnya sampai dipermasalahkan seperti ini dan dibawa ke ranah hukum, namun cukup hanya diingatkan atau diberi teguran saja jika terbukti bersalah.

Setelah sidang lanjutan praperadilan pada hari Senin 19 Desember 2016, Buni Yani mengatakan kepada awak media “Kawan-kawan nanti kalau transkrip, salah transkrip, salah caption, bisa dituntut juga. Kan kasihan kawan-kawan. Itu kan enggak mesti harus dipidana, tapi diperingatkan, dikasih teguran. Itu biasa sebetulnya”. Buni Yani mengatakan bahwa masalah ini bukan hanya masalah pribadinya saja, ini juga menjadi masalah bagi masyarakat luas.

Buni mengibarakan bahwa jika ada orang yang ingin berpendapat seperti dirinya dan harus diperkarakan, itu sama saja dengan membatasi kebebasan berpendapat. Buni menilai bahwa apa yang telah dia tulis di status media sosial Fb miliknya itu sama sekali tidak mengandung unsur pidana.

Buni Yani
Copyrigt©kompas

Sementara itu Hakim Ketua yakni Sutiyono akan memberikan putusan sidang praperadilan Buni Yani ini pada hari Rabu 21 Desember 2016 mendatang. Status tersangka yang kini sudah didapatkan Buni Yani ini akan dibatalkan apabila Hakim telah mengabulkan gugatan praperadilan ini.

Namun apabila hakim telah memutuskan melakukan penolakan terhadap gugatan sidang praperadiln Buni Yani ini, maka penyidik akan melanjutkan perkara ini hingga ke meja pengadilan. Buni mengatakan “Teman-teman, minta doanya ya untuk keputusan hari Rabu. Minta doanya semua”.

Buni Yani sendiri merasa yakin bahwa gugatan praperadilan ini akan dikabulkan oleh hakim. Menurut kuasa hukum Buni yakni Aldwin, yang mendasari keyakinan dari Buni Yani ini adalah keterangan saksi yang menjelaskan bahwa apa  yang telah ditulis oleh Buni Yani ini bukanlah transkrip dari video terebut, melainkan adalah intisari yang bercampur dengan opini pribadi.

baca juga :

Berita Terkini: Polisi Ahli ITE Klaim Ada Unsur Sengaja Dalam Status FB Buni Yani !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here