Berita Terkini: Kapolri Beri Instruksi Tangkap Pelaku Sweeping Atribut Keagamaan !

0
1490
BeritaBerita Terkini: Kapolri Himbau Masyarakat Tak Konsumsi Miras dan Main petasan Saat Tahun Baru !Terkini: Kapolri Beri Instruksi Tangkap Pelaku Sweeping Atribut Keagamaan !
Copyright©Tribunnews

Kapolri Beri Instruksi Tangkap Pelaku Sweeping Atribut Keagamaan !

Indowarta.com – Kapolri Jendral Polisi Tito Karnavian telah mengintruksikan jajarannya untuk menindak tegas organisasi masyarakat yang melakukan razia atau sosialisasi dengan cara-cara anarkis. Pernyataan itu menanggapi adanya tindakan ormas yang mendatangi pusat perbelanjaan untuk sweeping atribut keagamaan non muslim di mal-mal dan pusat perbelanjaan, terutama atribut natal.

Seperti yang telah dikatakan Tito, menghadapi persoalan ini, dia telah memerintahkan jajarannya kalau ada sweeping atribut keagamaan dengan cara yang anarkistis untuk ditangkap dan diproses karena itu merupakan pelanggaran hukum.

Selain itu dia juga menyampaikan, jika ada hal yang harus disosialisasikan, maka harus dilakukan dengan cara-cara yang tertib. Tidak dengan cara menyambangi secarai beramai-ramai. Silahkan saja sosialisasi, tetapi gunakan cara yang baik dan tidak membuat orang takut, jelas Tito.

Berita Terkini: Kapolri Beri Instruksi Tangkap Pelaku Sweeping Atribut Keagamaan !
Copyright ©Okezone

Menurutnya, sosialisasi fatwa MUI itu bisa dilakukan melalui cabang-cabang MUI disetiap daerah agar tidak menimbulkan ketakutan. Dia akan melakukan koordinasi dengan MUI untuk membicarakan seputar fatwa yang dikeluarkan agar tetap mengedepankan nilai kebhinekaan.

Tito akan berkoordinasi dengan MUI supaya dalam mengeluarkan fatwa dipertimbangkan juga ditoleransi kebhinekaan Indonesia. Polres Metro Bekasi Kota telah mengeluarkan Surat Edaran Nomor: B/4240/XII/2016/Restro Bks Kota pada tanggal 15 Desember 2016 perihal Himbauan Kamtibnas.

Surat edaran mengimbau agar pemimpin perusahaan menjamin hak umat Muslim dalam menjalankan agama sesuai dengan keyakinannya, tidak memaksa kehendak untuk menggunakan atribut keagamaan non Muslim kepada karyawan maupun karyawati.

Sementara itu di Surabaya, Kombes Pol M Iqbal  Kapolrestabes Surabaya, ikut mengawal FPI Jawa Timur ke mal-mal dan tempat perbelanjaan di Kota Pahlawan tersebut pada Minggu (18/12/2016).

M Iqbal menegaskan bahwa aksi yang dilakukan FPI bukan sweeping atribut keagamaan. Massa FPI menggelar pawai guna untuk mensosialisasikan tentang hukum penggunaan atribut keagamaan nonMuslim di mal-mal dan pusat perbelanjaan. Terutama atribut Natal.

Aksi FPI di Jatim itu mendapatkan pemngawalan ketat dari pihak kepolisian. Sedikitnya da 200 polisi yang diterjunkan untuk mengawal aksi tersebut. Puluhan massa FPI hanya melakukan aksi sosialisasinya di depan mal dan pusat perbelanjaan. Sedangkan perwakilan yang bertemu dengan manajemen mal dibatasi yaitu hanya lima orang.

Baca Juga Bangganya Indonesia Natasha Mannuela Raih Juara 3 Di Miss World 2016 !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here