Berita Ahok: Rupanya Ini Alasannya Larang Penggunaan Premium Untuk Mikrolet Di DKI !!

0
709
Rupanya Ini Alasannya Larang Penggunaan Premium Untuk Mikrolet Di DKI

Berita Ahok: Rupanya Ini Alasannya Larang Penggunaan Premium Untuk Mikrolet Di DKI !!

Indowarta.com– Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok mengaku bahwa Wacana untuk menghapus premium di Wilayah Seluruh Jakarta diungkapnya agar para angkutan Umum di Jakarta beralih untuk menggunakan Compressed Natural Gas (CNG).

Ahok mengatakan bahwa yang menjadi masalah Premium adalah tentang Mikrolet atau angkot. Dengan hal ini agar mendorong mereka dengan cara ini agar mereka mengganti dengan CNG atau Bahan bakar Gas. Jadi mesti dipaksa untuk masuk ke bahan bakar Gas

Menurut Ahok selain ini menjadi solusi Ramah Lingkungan, penggunaan CNG juga dirasakan lebih murah daripada penggunaan Premium. Ini dilakukan agar tidak Impor dan menghemat uang dengan solusi memakai Bahan Bakar Gas atau CNG.

WAJIB BACA :  Pujian Kepada Ahok yang Mengalir Saat Peresmian Simpang Susun Semanggi!

Selain Wacana penghapusan Premium, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga mewacanakan tentang perombakan Trayek angkutan umum dengan mengambil alih semua Jalur dibawah PT Trans Jakarta.

Rupanya Ini Alasannya Larang Penggunaan Premium Untuk Mikrolet Di DKI

Menurutnya jika Mikrolet dan angkot tidak bersedia bergabung dengan Trans Jakarta, makan akan merugikan mereka sendiri. Ini disebabkan gaji Sopir Bis Trans Jakarta akan dinaikkan hingga 3 kali Upah Minimum DKI Jakarta. Sedangkan upah bus Rata- rata hanya 3,500 di seluruh Jakarta bahkan se Jabodetabek.

Ahok juga mengungkapkan bahwa mendorong mereka agar mau ikut juga. Sopir angkot dan mikrolet jika tidak mau ikut, orang yang naik bis hamper semua Gratis dan semua bus akan masuk ke jalur angkot.

WAJIB BACA :  Pujian Jokowi Untuk Ahok Saat Meresmikan Simpang Susun Semanggi!

Dengan sistem rupiah per kilometer yang diterima operator bus, maka akan menekan pengusaha angkutan yang tidak bernaung dengan Trans Jakarta. Ahok juga mengatakan bahwa dihitung Rupiah Per Kilometer dan lebih aman.

Warga Jakarta tak perlu pula transportasi pribadi asalkan transportasi massal sudah terjamin. Warga Jakarta juga sudah terjamin dengan jaminan kesehatan dan pendidikan.

Ahoh juga mengatakan bahwa Pemprov DKI Juga akan mengusahakan menyediakan banyak bus sebanyak mungkin guna dikelola PT Trans Jakarta. Diharapkan hal ini akan mengurangi kemacertan dan juga menjadi solusi Carut Marutnya tentang Transportasi di DKI Jakarta.

baca juga : Berita Hari Ini : Ahok Akan Hapus Premium Bersubsidi Dari Jakarta, Pertamina Setuju ?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here