Gencar-gencarnya Kontroversi Di Indonesia, Petugas Muslim Ini Malah Dirikan Pohon Natal Raksasa Di Irak!

0
565
Pohon Natal Raksasa
Copyrigt©iyaa

Gencar-gencarnya Kontroversi Di Indonesia, Petugas Muslim Ini Malah Dirikan Pohon Natal Raksasa Di Irak!

Indowarta.com– Yassir Saad adalah merupakan seorang Muslim. Namun pengusaha asal Irak ini telah berinisiatif untuk mendirikan pohon natal raksasa di Baghdad. Pohon natal palsu itu akan memiliki tinggi 26 meter dan berdiamater 10 meter yang akan didirikan di pusat sebuah taman hiburan di ibukota Irak tersebut.

Tentu saja ada alasan mengapa Saad ini telah rela merogohkan kantongnya dalam dalam. Untuk membuat pohon Natal tersebut, Saad harus mengeluarkan uang sebesar USD 24 ribu atau Rp 321 juta (dengan kurs 1 dolar setara Rp 13.378).

Saad mengakui bahwa memang ada tujuan dibalik aksinya yang ingin membuat pohon natal raksasa ini. Alasan yang pertama adalah solidaritas untuk para umat Kristiani yang tengah merayakan hari besar Natal mereka.

Alasan yang lainnya adalah dirinya ingin memberikan bantuan kepada rakyat Irak melupakan penderitaan kepada mereka. Yang terutama adalah terkait dengan pertempuran yang terjadi di Mosul. Pasukan Irak yang telah mendapatkan dukungan dari koalisi internasional masih terus melakukan serbuan terhadap ISIS yang menjadikan Mosul sebagai benteng terakhir mereka di negara tersebut.

Pohon Natal Raksasa
Copyrigt©tmpo

Beberapa orang yang telah menyaksikan pohon Natal tersebut mengaku sangat merasa kagum. Seorang guru yang menemani beberapa muridnya mengambil gambar di depan ornamen tersebut yang bernama Saba ismael mengatakan “Pohon itu mewakili cinta dan perdamaian”. Dirinya juga berkata “Saya berharap semua pemeluk Kristiani Irak bisa kembali ke sini, hidup normal dan damai”.

Ribuan umat Kristiani ini telah lari dari Mosul dan sekitarnya pada saat ISIS telah behrasil mencaplok wilayah Irak utara pada musim panas tahun 2014 yang lalu. Kemudian pada saat pemerintah berhasil menguasai kembali sebagian kota Mosul, para warga Kristiani ini yang kembali ke kampung halamannya telah menemukan bahwa rumah dan juga geraja mereka telah hancur.

Semangat solidaritas ini tidak hanya ditunjukkan oleh seorang pengusaha asal Irak saja. Menjelang natal ini ada sebuah masjid di London, Inggris yang telah menyumbangkan sebesar 10 ton makanan bagi para tunawisma.

baca juga :

Berita Terkini: Senyum Puas Ahok Saat Sambangi Kalijodo !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here