Berita Terkini: Dosen UBS Beberkan Pertemuan dengan Rachmawati Terkait Dugaan Makar !

0
3018
Rachmawati
Copyrigt©dakwatuna

Berita Terkini: Dosen UBS Beberkan Pertemuan dengan Rachmawati Terkait Dugaan Makar !

Indowarta.com– Seorang dosen dari Universitas Bung Karno (UBK) yang bernama Aminuddin telah membeberkan isi pertemuan Rachmawati Soekarnoputri Cs di kampus Universitas Bung Karno. Pertemuan ini digelar pada tanggal 20 November 2016 yang lalu. polisi menduga bahwa pertemuan ini digelar terkait dengan upaya makar.

Aminuddin mengakui bahwa dirinya dan juga beberapa dosen UBK yang lainnya telah ikut hadir di dalam rapat yang digelar itu. Namun Aminuddin mengatakan bahwa tidak ada agenda untuk membahas upaya makar dalam pertemuan yang telah dihadiri oleh kurang lebih 300 aktivis ini. Pada hari Rabu 21 Desember 2016 Aminuddin mengatakan “(Isi pertemuan) kembali ke kiblat bangsa, UUD ’45, Pancasila dan UUD ’45 asli”.

Aminuddin mengatakan bahwa rapat tersebut adalah kelanjutan dari kegiatan sebelumnya yang telah digelar pada tanggal 15 Desember 2015. Pada saat ini Rachmawati Cs telah mendatangi gedung MPR. Aminuddin mengatakan “Saat itu diterima oleh Pak Zulkifli Hasan, di situ ada ketua tim kajian kembali ke UUD ’45, kalau tidak salah dari Golkar”.

Rachmawati
Copyrigt©detik

Aminuddin mengatakan bawha rapat yang telah digelar tersebut telah dihadiri oleh beberapa aktivis yang pada saat ini telah menjadi tersangka, misalnya adalah Sri Bintang Pamungkas, Hatta Taliwang, Adityawarman Thaha, Rachmawati dan Firza Husein. Yang memfasilitasi pertemua tersebut adalah UBK.

Aminudding menuturkan “Datanglah mereka dan disediakan tempat (oleh UBK) dan unek-unek disampaikan dan mengerucutkan ke UUD ’45 asli. Kita (rencananya) menyampaikan ke MPR/DPR dengan soft landing, artinya kita datang, menyampaikan petisi dan pimpinan DPR/MPR datang menyambut’.

Aminuddin mengatakan bahwa rencana dari para aktivis itu bukanlah untuk mendesak MPR mencabut mandat dari Presiden Joko Widodo. Mengenai surat Sri Bintang yang telah menginginkan dilakukan sidang istimewa ini untuk mencabut mandar presiden adalah berada diluar agenda para aktivis yang lainnya. Aminuddin mengatakan bahwa jika upaya yang dilakukan oleh aktivis itu pun bukan merupakan bentuk dari makar.

baca juga :

Berita Terkini: Polisi Panggil Ahmad Dhani dan Buni Yoani Terkait Makar Hari Ini !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here