5 Anggota Ormas Ini Ditangkap Polisi Saat Sweeping Tempat hiburan Malam, FPI?

0
730
FPI
Copyright ©Bintang

5 Anggota Ormas Ini Ditangkap Polisi Saat Sweeping Tempat hiburan Malam, FPI?

Indowarta.com – Aksi sweeping belakangan ini gencar dilakukan. Hal ini bermula dengan dikelurkannya sebuah fatwa MUI. Untuk menindak tegas ormas yang melakukan razia atau sosialisasi dengan cara anarkis, Kapolri Jendral Polisi Tito Karnavian telah mengintruksikan jajarannya.

Diketahui polisi telah menangkap 5 anggota ormas yang melakukan aksi sweeping di tempat hiburan malam Social kitchen.ormas tersebut bukanlah FPI melainkan ormas LUIS. Aksi tersebut diwarnai dengan tindak perusakan serta penganiayaan terhaap beberapa pengunjung.

Penangkapan itu dilakukan pada Selasa pagi di sejumlah tempat berbeda. Lima orang yang ditangkap itu yakni Ketua LUIS Edi Lukiyi, advokat LUIS Joko Sutarto, humas LUIS Endro Sudarsono, Sekretaris LUIS Yusuf Suparno serta pelatih Idhad LUIS Salman Alfarisi.

5 Anggota Ormas Ini Ditangkap Polisi Saat Sweeping Tempat hiburan Malam, FPI?
Copyright ©GLOBALINDO

Selain menangkap lima orang tersebut, polisi juga telah mengamankan sejumlah barang bukti, yakni sebuah mobil Avanza berwarna silver, rekaman CCTV, jaket yang dipakai saat aksi, dan lima handphone milik tersangka.

Kelompok itu melakukan aksinya pada Minggu (18/12/2016) dini hari. merekan melakukan aksi sweepingnya disertai dengan perusakan di Restoran Social Kitchen, Solo. Puluhan orang itu datang dengan menegndarai sepeda motor dan langsung masuk. Kemudian melakukan perusakan barang dan melakukan pemukulan kepada sejumlah pengunjung.

Beberapa pengunjung restoran tersebut bahkan sempat dilarikan ke arumah sakit. Akan tetapi pihak LUIS membantah pihaknya telah melakukan perusakan barang dan penganiayaan.

Menurut pengakuan dari Endro Sudarsono, dirinya datang dengan sejumlah anggota Luis dengan mengendarai mobil untuk memberikan surat permintaan audiensi dengan manajemne restoran. Menurutnya, restoran tersebut menjual miras dan melanggar jam buka restoran yang telah ditentukan.

Endro mengatakan, ketika pihaknya sedang berada disana, puluhan orang mengenakan jubah dan helm tertutup tiba-tiba saja masuk ke dalam restoran dan melakukan aksi perusakan dan pemukulan. Setelah itu pihaknya keluar dari restoran. Jadi pihaknya tidak mengetahui siapa mereka karena mukanya di tutup.

Lalu, jika ormas LUIS mengaku bukan mereka yang melakukan perusakan tersebut, siapakah yang melakukan aksi itu, apakah anggota dari ormas FPI? Kini tinggal menunggu kepastian dari pihak kepolisian siapa yang sebenarnya melakukan aksi itu.

Tetapi di beberapa daerah FPI hanya menggelar pawai untuk mensosialisasikan tentang hukum penggunaan atribut keagamaan non muslim di mal-mal dan pusat perbelanjaan. Terutama atribut natal.

Baca Juga Berita Terkini: Dosen UBS Beberkan Pertemuan dengan Rachmawati Terkait Dugaan Makar !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here