Berita Terkini: Penghadang Kampanye Djarot Divonis 2 Bulan Kurungan dengan Masa Percobaan 4 Bulan !

0
1361
Berita Terkini: Penghadang Kampanye Djarot Divonis 2 Bulan Kurungan dengan Masa Percobaan 4 Bulan !
Copyright ©Kompas

Penghadang Kampanye Djarot Divonis 2 Bulan Kurungan dengan Masa Percobaan 4 Bulan !

Indowarta.com – Terdakwa penghadang kampanye Djarot yang bernama Naman Sanip 52 tahun, divonis bersalah oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Barat. Naman diputus penjara dua bulan dengan masa percobaan selama empat bulan.

Putusan itu dijatuhkan saat sidang vonis yang digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Jalan S Parman, Palmerah, Jakarta Barat pada Rabu (21/12/2016). Ketua Majelis Hakim, Msrizal, menyatakan bahwa Naman terbukti secara sah dan menyakinkan sebagai penghadang kampanye Djarot.

Masrizal telah menjatuhkan pidana terhadap terdakwa selama dua bulan penjara. Menetapkan pidana tersebut tidak usah dijalani. Hal itu dikatakannya saat di ruang sidang Kusuma Atmaja PN Jakarta Barat pada siang hari ini.

Berita Terkini: Penghadang Kampanye Djarot Divonis 2 Bulan Kurungan dengan Masa Percobaan 4 Bulan !
Copyright ©Okezone

Akan tetapi Masrizal menjatuhkan putusan empat buan masa percobaan terhadap terdakwa. Bila dalam masa percobaan empat bulan itu terdakwa melakukan tindak pidana yang sama maupun yang lain maka terdakwa akan menjalani putusan penjara selama dua bulan tersebut.

Selain itu hakim juga memerintahakan penyitaan alat bukti diantaranya yaitu berupa handphone dan memory card serta membebankan biaya perkara kepada terdakwa sebesar Rp 5.000.

Dalam pertimbangannya, hal yang memeberatkan terdakwa menurut majelis hakim yaitu turbukti mengganggu atau sebagai penghadang kampanye Djarot. Sedangkan hal yang meringankan terdakwa yaitu dia menyesali perbuatannya, berbuat baik, dan perbuatannya itu telah dimaafkan oleh Djarot.

Atas putusan yang telah diberikan kepadanya itu, Naman menyatakan pikir-pikir mengenai putusan hakim. Naman mengatakan kalau dirinya masih meminta waktu.

Hakim memberikan waktu sampai Selasa (27/12/2016) pekan depan pada Naman untuk menyampaikan keputusannya, apakah akan mengajukan banding atau menerima vonis yang telah ditetapkan kepadanya tersebut.

Atas putusan yang telah diberikan tersebut, Naman tetap yakin kalau dirinya tidak bersalah. Seperti keterangan yang diberikannya seusai persidangan, “itu pandangan majelis hakim, tapi kronologinya saya tidak bersalah”.

Naman mengatakan kalau dirinya tidak anarkistis saat kejadian dan tidak ikut melakukan yel. Dia juga membantah kalau sebagai komandan massa yang sedang berdemo waktu itu. Naman mengatakan kalau dirinya hanyalah tukang bubur.

Naman mengaku kecewa dengan putusan ketua majelis hakim. Pengacara Naman, Abdul Haris Ma’mun, mengatakan bahwa putusan majelis tidak sesuai fakta di persidangan.

Baca Juga Berita Terkini: Bom Aktif Ditemukan Oleh Densus 88 di Tangsel !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here