Pejabat Google diancam Akan Dipenjara Oleh Dirjen Pajak !

0
584
google

Pejabat Google diancam Akan Dipenjara Oleh Dirjen Pajak !

Indowarta.com– Perusahaan Internet raksasa yang berasal dari Amerika Serikat yang tentunya sudah tidak asing lagi di kalangan masyarakat yakni Google hingga saat ini ternyata masih belum membayar tunggakan pajak mereka. Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak Kementerian Keungan menilai bahwa hingga saat ini pihak Google masih belum menunjukkan itikad baik untuk melunasi tunggakan pajak mereka terhadap pemerintah Indonesia.

Dirjen Pajak Ken Dwijugiasteadi telah menegaskan bahwa sikap pemerintah terhadap Google ini tidak akan dibedakan. Google telah dianggap sebagai wajib pajak dalam negeri sama seperti yang lainnya.

Ken pada saat di kantornya pada hari Rabu 22 Desember 2016 mengatakan “Kalau menjadi wajib pajak dalam negeri ya perlakuannya sama dan sekarang sedang ditingkatkan ke tingkat penyidikan, bukti permulaan, karena data yang kita miliki tidak sesuai dengan apa yang mereka sampaikan. Itu saja”.

Pajak Google
Copyright©okezone

Oleh sebab itu sanksi yang akan diberika kepada Google ini akan sama dengan para wajib pajak di Indonesia. Bahkan perwakilan Google bisa dihukum pidana  apabila tidak juga membayat tunggakan pajak mereka.

Ken mengatakan “Nanti terakhir kalau sudah punya tunggakan, dan dia nggak bayar, nanti urusannya sama ke kabaudit penangkapan. Ya bisa dimasukkan ke penjara juga. Jadi perlakuannya sama. Karena sama-sama subjek pajak dalam negeri”. Ken menyebutkan bahwa hingga saat ini proses penagihan terkait tunggakan pajak Google ini masih terus dilakukan.

Ken menjelaskan bahwa kapan persisnya hal ini masih dalam proses. Mudah-mudahan pada akhir tahun ini Google bisa membayar tunggakan pajak mereka terhadap pemerintah Indonesia.

Sebelumnya, Menteri Keuangan yakni Sri Mulyani mengaku bahwa dirinya telah bertemu dengan perwakilan dari Google untuk membicarakan masalah pajak ini. Kedua belah pihak ini telah mengimplementasikan hasil dari pertemuan ini.

Baik Google dan Sri Mulyani ini telah bersama-sama memperlihatkan catatan perhitungan pajak masing-masing. Sri Mulyani mengatakan “Google sudah bertemu dengan kita dan sudah melakukan sama-sama meng-compare note untuk menunjukkan dari sisi Google sendiri apa basis yang mereka nyatakan sebagai perhitungan kewajiban pajaknya mereka dan dari tim kami juga memberikan kalkulasi”.

baca juga :

Sambut Natal Tahun Ini, Google Kembali Buka Kampung Santa Claus !

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY