Berita Terkini: Iuran BPJS Ketenagakerjaan Akan Dinaikkan Jadi 6 Persen !

0
819
Berita Terkini: Iuran BPJS Ketenagakerjaan Akan Dinaikkan Jadi 6 Persen !
Copyright ©Indoberita

Iuran BPJS Ketenagakerjaan Akan Dinaikkan Jadi 6 Persen !

Indowarta.com – Iuran pensiun BPJS Ketenagakerjaan dalam beberapa ntahun kedepan rencananya akan naik dari yang sebelumnya 3% menjadi sekitar 5%-6%. Iuran itu akan diambil dari total pendapatan atau gaji karyawan.

Bila sebelumnya 3% tesrebut dibagi dalam 1% dibayarkan oleh pekerja dan 2% dibayarkan oleh pemberi kerja. Maka untuk iuran baru BPJS Ketenagakerjaan 5-6 % belum ditentukan bagaimana skema persentasenya.

Naiknya iuran itu dilakukan untuk menjamin suistainbility jaminan sosial dalam jangka panjang. Saat ini Indonesia mengalami bonus demografi. Tetapi, apabila tidak dimanfaatkan saat ini akan berdampak pada saat bonus demografi tersebut habis dima penduduk usia tua lebih banyak dari pada usia muda.

Berita Terkini: Iuran BPJS Ketenagakerjaan Akan Dinaikkan Jadi 6 Persen !
Copyright ©Tribunnews

Agus Susanto, Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan mengatakan, naiknya iuran tersebut untuk menjamin keberlangsungan jaminan sosial hingga beberapa tahun kedepan nanti.

Agus mengatakan, di jaminan sosila ini memberikan suatu kepastian keberlanjutan pendapatan pada hari tua nanti. Terkait dengan sustainability-nya ketersedianan dana pensiun jangka panjang nanti, bukan hanya 1-2 tahun tetapi dalam 30 tahun kedepan, jangan sampai bonus demografi yang saat ini mendapatkan bonus demografi usia muda tidak dimanfaatkan.

Selain itu dia juga mengatakan, saat ini pihaknya ingin mengurangi gap antara warga yang tidak mampu dam mampu. Rencana kenaikan ini untuk mengingatkan saja karena setiap 3 tahun dilakukan evaluasi terkait dengan program iuran, peserta juga gap kemiskinan.

Jadi sebenarnya ada peraturan dari pemerintah yang mengatakan bahwa iuran pensiun itu harus ditinjau setiap 3 tahun paling cepat untuk menuju gap 8%. Jadi pihaknya hanya mengingatkan saja,tutur Agus.

Belum diketahui kapan kenaikan tarif ini. tetapi, saat ini prosesnya masih dibahas beberapa pihak kementerian serta lembaga terkait, pengusaha dan pekerja. Sekarang, BPJS Ketenagakerjaan dalam tahap sosialisasi dan memberitahu masyarakat agar jaminan sosial ini hingga berjangka panjang.

Agus menyatakan, ini perlu disosialisasi, apa yang disampaikan di masyarakat, jaminan sosial harus dimonitor termasuk besaran dan kepersertaannya agar sustain sampai 2100 nanti. Tidak hanya dilakukan di Indonesia saja tetapi di semua Negara juga tengah melakukan evaluasi berkala.

Ada warga yang memprotes nantinya, namun diakui ini perlu sosialisasi hingga 3 tahun ke depan. Sebelumnya sosislaisasi kenaikan iuran jaminan sosial berlangsung di Korea selama 3 tahun.

Baca Juga Beri Dukungan Aplikasi Petani, XL Berikan Internet Satelit !

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY