Berita Terkini : Bobot Turun 25 Kg, Tampilan Baru Dimas Kanjeng Ini Bikin ‘Pangling’

0
2562
Bobot Turun 25 Kg, Tampilan Baru Dimas Kanjeng Ini Bikin 'Pangling'
Copyrigt©Dokumentasi Kabid Humas Polda Jatim

Bobot Turun 25 Kg, Tampilan Baru Dimas Kanjeng Ini Bikin ‘Pangling’

Indowarta.com – Jaksa penuntut umum Kejaksaan Tinggi Jawa Timur telah menyatakan berkas perkara dengan tersangka Dimas Kanjeng Taat Pribadi sudah lengkap atau P21. Tidak lama lagi guru besar padepokan Dimas Kanjeng ini akan segera diadili.

Berkas perkara yang sudah P21 yakni perkara penipuan dengan pelapornya Prayitno Supriadi yang berasal dari Jember. Oleh penyidik Polda Jatim, tersangka Dimas Kanjeng dan barang bukti akan diserahkan ke Kejaksaan pada 3 Januari 2017 mendatang.

Dimas Kanjeng dan murid-muridnya menjadi sorotan publik setelah ditangkap petugas gabungan Polres Probolinggo dan Polda Jatim di Padepokan yang dipimpinnya yang beralamat di Dusun Cengkelek, Desa Wangkal, Kecamatan Gading, kabupaten Probolinggo, Jawa Timur.

Bobot Turun 25 Kg, Tampilan Baru Dimas Kanjeng Ini Bikin 'Pangling'
Copyrigt©Dokumentasi Kabid Humas Polda Jatim

Polisi juga menetapkannya sebagai tersangka otak pembunuhan dua anak buahnya, selain itu dia juga ditetapkan sebagai tersangka penipuan yang bermoduskan penggandaan uang. Korbannya diduga mencapai puluhan ribu orang dengan total kerugian ratusan rupiah bahkan miliaran rupiah.

Setelah lama mendekam di penjara kini pria yang mengaku bisa menggandakan uang ini muncul dan terlihat lebih kurus dari sebelumnya. Saat itu dirinya akan dihadirkan menjadi saksi kasus pembunuhan mantan anak buahnya yang digelar di PN Probolinggo.

Dimas kanjeng yang tampil dengan rambut klimis dan mengenakan kemeja berwarna putih, celana warna hitam, serta memakai sepatu berwarna hitam dikawal ketat oleh personel Direktorat Tahanan dan Barang Bukti, Brimob, dan personel lalu lintas.

Sebelum persidangan itu, Dimas Kanjeng menjalani pemeriksaan kesehatan. Dia terlihat duduk di kursi dan sedang dicek tekanan darahnya oleh seorang dokter polisi dari Polres probolinggo. Dimas kanjeng terlihat berbeda.

Wajahnya terlihat tirus dan tubuhnya agak ramping. Menurut pengecekan kesehatan, berat badannya turun hingga 25 kg. menurutnya bobot semula 95 kg. dia juga dinyatakan sehat sehingga bisa mengikuti jalannya persidangan.

Kasus pembunuhan Ismail terjadi pada 5 Februari 2015 di Jalan raya Pantura, Paiton, Jawa Timur. Sedangkan pembunuhan terhadap Abdul Ghani terjadi pada 14 April 2016 di aula Padepokan Dimas Kanjeng. Dia dibawa ke PN probolinggo dengan pengawalan 30 polisi.

Baca Juga Berita Terkini : Diperiksa Polda, Ratna Sarumpaet Mengaku Tak Tahu Soal Makar Sri Bintang Pamungkas

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here