Betapa Bahagianya Jika Tak Ada Larangan Om Telolet Om !

0
512
Om Telolet Om
Copyrigt©duniaku

Betapa Bahagianya Jika Tak Ada Larangan Om Telolet Om !

Indowarta.com– Fenomena om telolet om ini telah mewabah. Tidak tanggung-tanggung, fenomena ini telah mewabah hingga mancanegara. Semula, para anak-anak ini memang cukup dibuat bahagia oleh suara yang dikeluarkan oleh klakson bus dan truk. Namun belakangan ini selebritis dunai pun juga mulai membicarakan hal ini.

Terkait dengan hal ini, Mabes Polri juga ikut bicara. Dengan tegas Polri telah menyatakan bahwa om telolet om ini sama sekali tidak mendapatkan larangan. Kabagpenum Polri, Kombes Martinus Sitompul mengatakan bahwa bahagia itu sederhana, tidak ada larangan untuk om telolet om. Namun Martinus juga menyebutkan bahwa pihaknya ini akan melakukan evaluasi bilamana fenomena ini dinilai membahayakan dan juga akan menggangu hak dari para pengguna jalan raya.

Martinus mengatakan “Klaksonnya itu kan enggak ada masalah, kalau dinilai bahaya akan dievaluasi. Bagi anak-anak itu kan ekspresi mereka, kita hormati”. Martinus mengatakan bawha pihanya sendiri juga telah melakukan pertemua dengan Korps Lalu Lintas dan Kementerian Perhubungan terkait dengan fenomena yang kini menjadi hangat diperbincangkan masyarakat.

Om Telolet Om
Copyrigt©wp

Martin menyebutkan bahwa pihaknya akan melakukan patroli di sepanjang jalanan yang akan dilewati oleh truk ataupun bus guna menghindari gangguan lalu lintas akibat dari munculnya fenomena baru ini. Martinus mengatakan “Ini untuk mencegah jangan sampai terjadi penyetopan bus-bus di jalan, tetapi mereka bisa lakukan di tempat singgah bus dan truk. Ini bentuknya imbauan”.

Sementara itu Kasubdit Gakkum Dirlantas Polda Metro Jaya AKBP Budianto menyatakan bahwa pihaknya ini telah melarang penggunaan klakson jenis itu karena dinilai telah mengganggu pengendara lainnya.

kata AKBP Budianto di Jakarta, Rabu 21 Desember 2016 mengatakan “Nanti orang akan kaget dong. Kan bunyinya sangat keras sehingga konsentrasi pengendara akan hilang arah sehingga berpotensi menyebabkan kecelakaan”. Menurut Budianto, penggunaan klakson seperti itu sama saja dengan pemasangan sirine pada kendaraan non operasional polisi.

Budianto mengatakan “Modelnya sama. Masyarakat umum tak boleh menggunakan. Itu melanggar Pasal 227 UU No 22 Tahun 2009 tentang Angkutan Jalan”.

baca juga :

Om Telolet Om Mendunia, Netter Minta Pemerintah Tetapkan Hari Libur Nasional Pada 21 Desember 2016 ?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here