Berbagai Fakta Menarik Tentang Retak dan Gesernya Jembatan Cisomang Di Tol Cipularang !

0
2116
Jembatan Cisomang
Copyrigt©klimg

Berbagai Fakta Menarik Tentang Retak dan Gesernya Jembatan Cisomang Di Tol Cipularang !

Indowarta.comJembatan cisomang di Ruas Cipularang ini telah mengalami pergeseran atau deformasi pada pilar kedua atau P2. Pergeseran ini bisa terjadi karena beban telah melebihi toleransi yang telah disyarakatkan. Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR yakni Arie Setiadi telah mengatakan bahwa terjadi pergeseran pada sambungan jembatan dengan panjang mencapai 53 cm.

Setiadi mengatakan “Pada hari Kamis, 22 Desember 2016 diperoleh hasil bahwa telah terjadi pergeseran pada pilar kedua sepanjang 53 cm yang sudah melebihi batas izin yang disyaratkan”. Bersernya Jembatan Cisomang di Tol Purbeleunyi kilometer 100+700 kini terjadi karena pergerakan dari tanah di bawah penyangga. Akibat dari pergeseran tanah tersebut, pilar telah bergeser sampai 33 Sentimeter. Hal ini tergolong membahayakan.

Sementara itu Kepala Dinas Bina Marga Provinsi Jawa Barat yakni M. Guntoro mengatakan abwha persoalan kerusakan pergeseran horizontal ini dengan mencapai hingga 53 cm ini memanglah sangat ekstrem. Jembatan Cisomang ini memiliki panjang 253 meter dan juga fisik dari jalan itu disanggah oleh 12 pilar di bawahnya.

Jembatan Cisomang
Copyrigt©klimg

Staff Ahli Bidang Mitigasi Gerakan Tanah Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana (PVMBG) yakni Sumaryono mengatakan bahwa konstruksi dari jembatan yang telah didirikan diatas tanah ini memang rawan adanya pergerakan yang terjadi.

Pergeseran tanah ini bisa diakiabatkan oleh serapan air hujan yang terus mengguyur beberapa waktu lalu di kawasan tersebut. Hal ini yang menyebabkan tingkat kelembekan tanah ini terus meningkat. Sumaryono mengatakan “Karena hujan, itu. Kalau basah, rawan. Tapi zona tinggi itu bukan berarti tidak bisa dibangun”.

Setiadi mengatakan bahwa pihaknya telah kini meminta kepada Badan Pengatur Jalan Tol dan juga PT. Jasa Marga (Persero) untuk segera menerapkan pembatasan lalu lintas. Nantinya hanya mobil dari golongan 1 saja yang akan diizinkan untuk bisa melintasi jembatan Cisomang. Setiadi mengatakan “Kita perlu batasi beban yang lewati jalan tersebut. Yang boleh hanya mobil golongan 1”.

baca juga :

Berita Terkini: Aiptu Sutisna Cabut Laporan, Dora Natalia Minta Maaf !