Begini Kronologi Pesawat Libya Dibajak Hingga Mendarat Sampai penumpang Dibebaskan !

0
1210
Copyrigt©Okezone

Begini Kronologi Pesawat Libya Dibajak Hingga Mendarat Sampai penumpang Dibebaskan !

Indowarta.com – Pesawat yang melayani rute domestik di Libya dibajak pada hari Jumat (23/12/2016) dan dipaksa untuk mendarat di Malta. Pesawat Airbus A320 yang dioperasikan oleh maskapai penerbangan Afriqyah Airways ini mendarat di ibu kota Tripoli dari kota Shaba di Libya selatan.

Akhrnya dilakukan negosiasi dan berjalan mulus hingga berbuah manis. Para penumpang akhirnya diijinkan keluar dari pesawat Libya dibajak tersebut yang dibajak untuk mendarat di Malta. Dua pembajak mengungkapkan kemauan untuk melepaskan para penumpang. Tetapi mereka tetap menyandera pilot.

Pelaku pembajakan itu ditahan setelah hampir semua dari 108 penumpang dan awak pesawat boleh turun. Belum diketahui berapa jumlah pembajak yang terlibat. Diduga mereka adalah pendukung mantan pemimpin Libya, almarhum Muammar Gaddafi.

Begini Kronologi Pesawat Libya Dibajak Hingga Mendarat Sampai penumpang Dibebaskan !
Copyrigt©Okezone

Seorang dari pembajak mengancam bahwa dirinya akan meledakkan pesawat dengan granat. Saat pembajakan tersebut berlangsung salah seorang diantaranya mengibarkan bendera berwarna hijau dari era Gaddafi.

Tetapi saat diwawancarai pelaku pembajakan mengatakan kalau ingin mempromosikan partai baru yang pro-Gaddafi. Pesawat Libya dibajak itu meninggalkan bandara militer Tmenhant, Sabha, pukul 11.10 waktu setempat. Kemudian mendarat di Malta dua jam dan 20 menit kemudian.

Kolonel Hamed al-Khayali, Wali Kota Sabha mengatakan bahwa pihaknya sudah melakukan penyelidikan bagaimana senjata atau bahan peledak sampai bisa masuk ke kabin pesawat. Ia juga mengakui kalau pengamanan di bandara itu memang sangat lemah. Jarak antara bangunan bandara dan pesawat sekitar 5 kilometer.

Akibat dari pesawat Libya dibajak di bandara Internasional Malta, sejumlah penerbangan di bandara tersebut dialihkan. Hingga kini pesawat itu masih berada di landasan udara Internasional Malta dan dalam kepungan militer setempat.

Pihak bandara kemudian menyatakan sejumlah penerbangan dari bandara tersebut akan ditunda akibat adanya gangguan yang melanggar hukum. Sedangkan  penerbangan yang akan mendarat di bandara itu akan dialihkan ke Catania, Italia.

Karena keselamatan dan keamanan penumpang merupakan prioritas utama. Meskipun sejumlah penerbangan ada yang ditunda atau dialihkan, bandara akan tetap beroperasi. Pembajak beredia membebaskan 111 penumpang pesawat A320 itu dari pesawat jika permintaannya dipenuhi. Tetapi masih jelas apa permintaan dari pembajak itu.

Baca Juga Berita Terkini: Video Youtube Pria Di Media Sosial Ini Jadi Viral Lantaran Tirukan Ucapan Ahok Soal Surat Al Maidah 51 !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here