Berita Terkini: Tewas Di Malam Natal, Anggota Banser Ini Dianugerahi Pejuang Kemanusiaan !

0
923
Pohon Natal Raksasa
Copyrigt©tmpo

Riyanto Amankan Bom Hingga Tewas Di  Malam natal !

Indowarta.com– Mengenang Riyanto yang dinobatkan menjadi pejuang kemanusiaan karena meninggal akibat ledakan bom pada saat Malam Natal di Gereka Eben Haezer, Mojokerto, Jawa Timur, enam Tahun lalu.

Tiga hari yang lalu, Ketua Umum GPPRI memberikan bantuan serta piagam Pejuang Kemanusiaan kepada kedua orang tua anggota Banser ini.

Pada malam Natal waktu itu, Riyanto menjalankan tugasnya dengan baik. Hingga akhirnya nyawa pun harus melayang karena berusaha melindungi keamanan umat Kristiani yang tengah beribadah pada malam Natal tersebut.

Pada malam natal ini, Martudji selaku ketua umum GPPRI mengajak jemaahnya untuk mencontoh sikap Riyanto yang mati untu memberi hidup. Sebagai umat Kristiani mereka memberikan apresiasi yang besar.

Diketahui Riyanto meninggal ketika mengamankan Malam Natal di Mojokerto. Tiba- tiba bom meledak dan tubuhnya terlempar hingga 100 meter lebih.

Berita Terkini: Polres Jaksel Kerahkan 1700 Personil Amankan Natal Dan Tahun Baru !
Copyrigt©Kompas

Saat itu juga Riyanto dinyatakan telah meninggal dunia. Sedangkan rekannya sesama Banser menderita mata sebelah kanan.

Gerakan Pemuda Ansor Mojokerto saat itu menugaskan Riyanto dan tiga rekannya untuk memberikan keamaan di Gereja Eben Haezer. Saat acara Misa berlangsung khusyuk. Salah satu jemaat curiga adanya bingkisan yang tergeletak di depan pintu masuk gereja.

Polisi yang dibantu anggota banser mengamankan bungkusan tersebut. Riyanto berusaha membuka bingkisan yang berada dalam tas hitam dan ada kabelnya. Dari situlah keluar percikan api. Lelaki kelahiran 23 November 1975 itu menyuruh semua orang mengamankan diri.

Agar tidak meledak di dalam gereja, ia membuang bom keluar namun terpental. Ia kembali membuang lebih jauh lagi dari gereja. Sayangnya bom meledak. Atas pengorbanannya itu, Riyanto meninggal demi hidup orang banyak.

Tiga jam kemudian, jasad Riyanto baru ditemukan sekitar 100 meter dari pusat ledakan. Tragisnya, tubuh anggota Banser ini mengenaskan.

Selain memakna korban jiwa, bom yang meledak saat malam Natal juga merobohkan pagar tembok gereja. Tak hanya itu lemari kaca dan juga etalasi milik Studio Kartini yang berada di depan gereja juga hancur.

baca juga :

Berita Terkini: Ternyata Begini Hukum Mengucapkan Selamat Natal Oleh Umat Muslim !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here