Berita Terkini: Begini Modus Korupsi yang Dilakukan Oleh Eks Waka DPRD Jateng Dengan Mengatasnamakan Dana Renovasi Masjid !

0
424
Berita Terkini: Begini Modus Korupsi yang Dilakukan Oleh Eks Waka DPRD Jateng Dengan Mengatasnamakan Dana Renovasi Masjid !
Copyrigt©Regional Liputan6

Begini Modus Korupsi yang Dilakukan Oleh Eks Waka DPRD Jateng Dengan Mengatasnamakan Dana Renovasi Masjid !

Indowarta.com – Mantan Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah M Riza Kurniawan saat ini menghuni hotel prodeo. Anggota DPRD Jateng 2004-2014 yang berasal dari Fraksi PAN itu terbukti telah melakukan tindak pidana korupsi dana renovasi masjid. Bahkan belakangan hukumannya ditambah karena terlibat kasus korupsi di kasus lain.

Berdasarkan putusan peninjauan kembali Nomor 174 PK/Pid.Sus/2016 yang dikutip dari website Mahkamah Agung, Senin (26/12/2016), berikut ini modus korupsi renovasi masjid berdasarkan kronologi:

Berita Terkini: Begini Modus Korupsi yang Dilakukan Oleh Eks Waka DPRD Jateng Dengan Mengatasnamakan Dana Renovasi Masjid !
Copyrigt©Tempo
  • 23 Agustus 2004

Politikus dari Fraksi PAN ini duduk di kursi DPRD Jawa Tengah setelah dipilih oleh rakyat Magelang dan sekitarnya.

  • Mei 2007

M Riza ditanya konstituen apakah ada dana APBD untuk renovasi masjid. Riza menjawab agar konstituen membuat proposalnya.

  • Oktober 2007

Sejumlah orang menyerahkan proposal pembangunan masji ke Riza. Dalam prosesnya, Riza menyatakan dari jumlah dana yang akan cair, hanya 40 persen yang akan sampai k masjid, sisanya diminta kembali lewat orangnya.

  • 27 Desember 2007

APBD Jateng tahun 2008 diketok. Dialokasikan anggaran bantuan sosial dalam bidang keagamaan sebesar Rp 49 miliar. Dana tersebut bertambah sesuai RAPBD menjadi total 98,4 miliar.

  • Mei 2008

Orang Riza berkoordinasi dengan pengurus masjid terkait dengan bantuan tersebut. kepada pengurus masjid, bila bantuan cair maka akan dipotong untuk Riza sebesar 60 hingga 70 persen.

  • Oktober 2008

Proposal yang telah diseleksi sebanyak 19. Dari jumlah itu,hanya 18 yang lolos. Setiap masjid mendapatkan bantuan renovasi Rp 100 juta.

  • 7 Oktober 2008

Dana APBD mengucur dengan total Rp 1,8 miliar. Kemudian dana disalurkan ke rekening para pengurus masjid dari kas Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

  • 8 Oktober 2008

Para pengurus masjid mengambil dana bantuan sosial tersebut.

  • 9-19 Oktober 2008

Para takmir asjid mendatangi Riza dengan membawa 60 hingga 70 persen dari dana yang telah masuk untuk diserahkan ke Riza. Masing-masing masjid membawa Rp 60 juta hingga Rp 70 juta.

Total uang yang telah dipotong dari jumlah APBD yang dialokasikan sebesar Rp 1,152 miliar. Kemudian dana itu dibagikan oleh Riza dan orang-orangnya. Riza mengantongi uang sebesar Rp 127 juta.

  • 2009

Riza kembali terpilih menjadi anggota DPRD Jawa Tengah periode 2009-2014. Dia menduduki kursi Wakil Ketua.

  • 2012

Aparat mulai mencium modus korupsi renovasi masjid. Kemudian aparat menyidikinya dan  mendudukkan Riza di kursi pesakitan .

  • 25 Januari 2013

Jaksa menuntut Riza dengan hukuman penjara selama 5 tahun.

  • 8 Februari 2013

Pengadilan Tipikor Semarang menjatuhkan hukuman penjara selama 3 tahun kepada Riza.

  • 17 April 2013

Pengadilan Tinggi Semarang memperberat hukuman menjadi 4 tahun penjar.

  • 3 Oktober 2013

Majelis kasasi memperberat hukuman Riza menjadi, pidana pokok 5 tahun penjara, pidana denda Rp 300 juta, apabila tidak membayar denda ditambah dengan 6 bulan kurungan, pidana uang pengganti yaitu sebesar jumlah yang telah dikorupsi yaitu Rp 127 juta, bila tidak membayar uang pengganti hukumannya ditambah 1 tahun penjara.

  • 26 Oktober 2016

Riza tidak terima dan mengajukan peninjauan kembali. Permohonan itu ditolak.

Setelah dijerat kasus modus korupsi renovasi masjid, kini Riza kembali dijerat dalam kasus bansos untuk KONI periode 2011. Dalam kasus tersebut dia dihukum penjara 4 tahun jadi total hukumannya seluruhnya yaitu 9 tahun penjara.

Baca Juga Berita Terkini: Ahok Pasrah Menjelang Sidang Ketiga Besok !

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here