Berita Terkini: Bantuan Indonesia Untuk Aleppo Tak Sampai ke Warga Sipil ?

0
1273
Copyrigt©VIVA

Bantuan Indonesia Untuk Aleppo Tak Sampai ke Warga Sipil ?

Indowarta.com – Penduduk Aleppo yang wilayahnya berhasil direbut oleh pasukan pemerintah Suriah menuduh pemberontak merampas bantuan yang ditujukan kepada warga sipil. Mereka mengatakan menemukan makanan dan perlengkapan lain di sebuah sekolah yang dipakai kelompok Jaish al-Islam sebagai kantor pusatnya di distrik al-Kalasa.

Jaish al-Islam merupakan koalisi yang terlibat dalam perang saudara Suriah. Kelompok ini diduga didukung oleh Arab Saudi. Seorang perempuan yang bernama Hanan al Salem yang mendatangi gedung sekolah itu mengatakan, Mereka telah melarang dia melakukan semuanya. Tidak ada susus, tidak boleh memasak, tidak ada daging, bahkan lemon.

Sementara itu, seorang warga lain yang bernama Amer juga mengatakan hal serupa, mereka menyimpan semuanya disini. bahkan dia dan yang lain tidak diizinkan untuk memakan sepotong roti. Warga mati kelaparan dan banyak dari mereka yang tidur dalam keadaan perut kosong.

Berita Terkini: Bantuan Indonesia Untuk Aleppo Tak Sampai ke Warga Sipil ?
Copyrigt©ihr.foundation

Dalam video yang beredar tampak salah satu bantuan untuk warga Aleppo yang turut disita para pemberontak, bantuan dari Indonesia. pada kardus bertuliskan ‘Indonesian Humanitarian Relief’ (IHR) atau lembaga pemerintrahan yang didirikan dan dikelola oleh aktivis kemanusiaan, paralegal serta tokoh masyarakat.

Bantuan logistic dari IHR untuk warga Aleppo menghebohkan netizen. Pasalnya sebagian nbantuan itu tidak sampai ke warga, melainkan ditumpuk di gudang milik pemberontak di Aleppo.  Warga di Aleppo juga mengeluhkan kenaikan harga kebutuhan dasar. Menurut mereka satu kilogram gula mencapai US$16 atau setara dengan Rp 215 ribu.

Terkait dengan pengiriman bantuan itu, Matori dari IHR mengakui kalai pihaknya memang telah mengirimkan bantuan berupa kebutuhan pokok buat warga Aleppo. Bantuan itu ditujukan untuk warga disana, bukan pemberontak. Pengiriman bantuan dilakukan pada tahun ini.

Salah satu penyebeb jatuhnya Aleppo ke tangan rezim Suriah adalah friksi diantara mereka. Jaish al-Islam juga dituduh telah melakukan kekejaman terhadap warga sipil. Oleh Rusia dan Suriah, mereka ditetapkan sebagai kelompok teroris.

Menurut lembaga HAM PBB, distrik al-Kalasa adalah salah satu dari empat kawasan dimana pasukan militer sengaja menembak mati warga sipil.

Baca Juga Berita Terkini: Gempa Besar 7.7 SR Landa Chile, Potensi Tsunami Sudah Dikeluarkan !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here